Jumat, 15 Mei 2026

Saham-saham Inggris, Jerman dan Prancis Ditutup di Zona Hijau

Penulis : Indah Handayani
3 Mar 2023 | 05:45 WIB
BAGIKAN
ilustrasi bursa saham Eropa
Sumber: Antara
ilustrasi bursa saham Eropa Sumber: Antara

LONDON, investor.id – Saham-saham Inggris, Jerman dan Prancis ditutup di zona hijau pada perdagangan Kamis waktu setempat (2/3/2023).

Saham-saham Inggris memperpanjang kenaikan untuk hari kedua berturut-turut. Dengan indeks acuan FTSE 100 di Bursa Efek London bertambah 29,11 poin (0,37%) menjadi menetap di 7.944,04 poin.

Indeks FTSE 100 terkerek 38,65 poin (0,49%) menjadi 7.914,93 poin pada Rabu (1/3/2023). Setelah terpangkas 58,83 poin (0,74%) menjadi 7.876,28 poin pada Selasa (28/2/2023). Naik 56,45 poin (0,72%) menjadi 7.935,11 poin pada Senin (27/2/2023).

ADVERTISEMENT

Saham CRH PLC, sebuah grup perusahaan bahan bangunan internasional yang berkantor pusat di Dublin, Irlandia, melambung 8,03%, menjadi pencetak keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.

Hal serupa juga terjadi pada saham-saham Jerman yang mencatatkan kenaikan sehingga menghentikan kerugian selama dua hari berturut-turut. Dengan indeks acuan DAX 40 di Bursa Efek Frankfurt terkerek 22,62 poin (0,15%) menjadi menetap di 15.,327,64 poin.

Indeks DAX 40 jatuh 60,12 poin (0,39%) menjadi 15.305,02 poin pada Rabu (1/3/2023). Setelah merosot 16,29 poin (0,11%) menjadi 15.365,14 poin pada Selasa (28/2/2023). Menguat 171,69 poin (1,13%) menjadi 15.381,43 poin pada Senin (27/2/2023).

Dari 40 saham perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks DAX 40, sebanyak 27 saham berhasil mencatat keuntungan, sementara 13 saham lainnya mengalami kerugian.

Saham Adidas AG, sebuah perusahaan yang memproduksi sepatu olahraga, peralatan dan perlengkapan olahraga multinasional Jerman, terangkat 1,52%, menjadi top gainer dari saham  blue chips.

Tidak ketinggalan saham-saham Prancis berbalik menguat dari penurunan selama dua hari berturut-turut. Dengan indeks acuan CAC 40 di Bursa Efek Paris terangkat 49,97 poin (0,69%) menjadi menetap di 7.284,22 poin.

Indeks CAC 40 merosot 33,68 poin (0,46%) menjadi 7.234,25 poin pada Rabu (1/3/2023). Setelah tergerus 27,62 poin (0,38%) menjadi 7.267,93 poin pada Selasa (28/2/2023). Meningkat 108,28 poin (1,51%) menjadi 7.295,55 poin pada Senin (27/2/2023).

Dari 40 saham perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks CAC 40, sebanyak 25 saham berhasil membukukan keuntungan, sementara 14 saham menderita kerugian dan satu saham diperdagangkan tidak berubah.

Saham Eurofins Scientific SE, sebuah grup laboratorium Prancis yang menyediakan layanan pengujian dan dukungan untuk industri farmasi, makanan, lingkungan, agriscience, dan produk konsumen, melambung 5,69%, menjadi top gainer dari saham blue chips.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia