Indonesia Pimpin Keketuaan ASCN 2023, Industri dan Inovasi Jadi Sorotan
JAKARTA, investor.id - Dalam keketuaan ASCN 2023, Pemerintah Indonesia menyoroti pentingnya inovasi dan industri dalam pengembangan tata kelola kota cerdas. Hal ini sejalan pula dengan momentum implementasi PP Nomor 59 Tahun 2022 tentang Perkotaan serta berbagai praktik baik di daerah yang dapat direplikasi tidak hanya secara nasional namun juga dalam lingkup internasional.
Hal tersebut tampak dalam putaran diskusi agenda ASEAN Smart Cities Network (ASCN) I yang dibuka secara langsung oleh Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Safrizal ZA, selaku National Representative Indonesia dan Chairman ASCN 2023.
"Pengembangan smart city saat ini menghadapi tantangan di tengah peluang kebutuhan kota dan masyarakat untuk daya saing ekonomi yang kompetitif, dan lingkungan yang berkelanjutan, maka dari itu diperlukan inovasi dan industri yang dapat menjadi stimulus dan referensi dalam melakukan penyelenggaraan pelayanan perkotaan yang inovatif, efektif, dan efisien sehingga dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi negara, kawasan dan dunia," ungkap Safrizal.
Forum diskusi sendiri menyoroti beberapa hal strategis dalam skema kota cerdas seperti safety and security, built infrastructure, quality environment, civic and social, and health and well-being.
"Kegiatan ini selain melibatkan 10 national representative dari 10 negara anggota ASEAN dan 26 Chief Smart City Officers (CSCO) di ASEAN, dihadiri pula oleh obeserver dari berbagai sektor swasta sehingga langsung membuka peluang-peluang investasi serta mensukseskan keketuaan Indonesia di tahun 2023", sambung Safrizal.
Secara substantif seri diskusi I ini secara virtual dihadiri pula oleh Director Connectivity Division ASEAN Secretariat, dan dilanjutkan dengan pemaparan dan diskusi panel oleh Plt Kepala Diskominfo Provinsi DKI Jakarta, Kepala Diskominfo Kabupaten Banyuwangi, Ministry of Transport and Infocommunication Brunei Darrusalam, dan Executive Director Centre for Liveable Cities Ministry of National Development Singapore.
"Putaran diskusi I ini akan terus berlanjut dalam benerapa putaran diskusi lanjutan seri II: safety and security pada akhir April mendatang hingga nanti puncaknya pada bulan Oktober 2023 akan diselenggarakan Annual Meeting ASCN 2023 di Bali yang nantinya turut mengiringi pelaksanaan ASEAN Summit 2023," tutup Safrizal.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler


