Wall Street Turun, Investor Mencerna Laporan Keuangan
NEW YORK, investor.id – Rata-rata indeks utama bersiap untuk mengakhiri minggu ini di zona merah, dengan Dow dan S&P 500 berada di jalur untuk kinerja mingguan terburuk mereka sejak Maret 2023.
Dow turun sekitar 110 poin, atau 0,33%, selama perdagangan reguler Kamis. S&P 500 turun 0,6% dan Nasdaq Composite yang padat teknologi kehilangan 0,8%. Saham Tesla membebani Nasdaq, jatuh hampir 10% dalam sehari setelah perusahaan membukukan laba bersih kuartal I-2023 yang menurun tajam dari kuartal yang sama tahun lalu.
Ada lebih banyak ketidakpastian tingkat makro seputar musim pendapatan ini daripada di masa lalu, menurut manajer portofolio senior di Northwestern Mutual Wealth Management Matt Stucky.
“Konsep resesi bergulir adalah sesuatu yang menurut saya akan sangat tepat untuk menggambarkan apa yang mungkin akan kita lihat selama 12 hingga 24 bulan ke depan. Jadi, industri seperti semikonduktor telah mengalami resesi dalam enam hingga 12 bulan terakhir,” kata Stucky, Jumat (21/4). Ia menambahkan ada area lain yang belum melihat kelemahan sama sekali.
“Jadi ini kasus per kasus, itulah sebabnya pada tingkat saham individu dan industri, kami melihat pergerakan besar yang mungkin terlewatkan oleh banyak investor jika mereka melihat (hanya) pergerakan tingkat atas dari S&P 500 atau Dow,” tambahnya.
Musim pendapatan berlanjut Jumat. Procter & Gamble, Regions Financial, SLB, Freeport-McMoRan, dan HCA Healthcare akan melaporkan pendapatan sebelum bel. Investor juga akan melihat Indeks Manajer Pembelian (PMI) untuk sektor manufaktur dan jasa untuk mendapatkan wawasan tentang ekonomi.
Saham Berjangka Bergerak Tipis
Saham berjangka di Amerika Serikat (AS) sedikit berubah pada Kamis (20/4) malam.
Dow Jones Industrial Average berjangka beringsut lebih rendah sebesar 18 poin, atau 0,05%. S&P 500 berjangka tidak berubah, sementara Nasdaq 100 berjangka naik 0,07%.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






