Pariwisata Indonesia Bisa Sumbang Ekonomi Rp 200-300 Triliun
LABUAN BAJO, investor.id - Direktur Pemasaran Pariwisata Regional Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Vinsensius Jemadu menyatakan sektor parisiwata di Indonesia tahun ini bisa menyumbang pendapatan ekonomi hingga Rp 200-300 triliun. Jika demikian, sektor ini bisa menjadi salah satu penyumbang terbesar di masa depan dengan pengembangan yang terarah.
Adapun Indonesia menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-42 ASEAN tahun ini, yang justru memperlebar sektor wisata di seluruh Indonesia karena menambah destinasi wisata dari dalam maupun luar negeri.
"Kami memastikan area ini siap untuk event kelas duniaa seperti KTT ASEAN ke-42. Dengan hadirnya KTT di sini sudah meningkatkan Labuan Bajo sebagai destinasi wisata juga untuk turis internasional," papar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Uno pada press briefing di Bintang Flores Hotel di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Rabu (10/5).
Sepanjang gelaran KTT ASEAN atau ASEAN Summit pada 9-11 Mei 2023, sebanyak 540 delegasi ASEAN 54 media asing hadir di Labuan Bajo. Acara ini akan dapat meningkatkan kualitas pekerjaan di tempat ini, sebagai bagian dari 4,4 juta pekerjaan baru yang menjadi sasaran kami pada 2024.
Menurut survei cepat yang dilakukan Kementerian pariwisata dan Ekonomi Kreatif, aktivitas utama yang dapat dilakukan di Labuan Bajo antara lain kunjungan ke Taman Nasional Komodo (79,7%), sebagian wisatawan berkunjung untuk bersantai di pantai (42,3%), untuk menyelam dan snorkeling (35,8%), selebihnya menikmati pasar lokal, hiking, hingga kunjungan ke tempat-tempat budaya.
Sebagian besar proyek pembangunan didanai oleh negara, selebihnya mendapat dukungan lembaga non profit lokal (LSM), media, bisnis, dan akademisi lain.
Selain itu, sebanyak 80% pengunjung akan merekomendasikan Labuan Bajo sebagai salah satu tempat wisata Indonesia, 88% pengunjung bersedia datang kembali di waktu dekat.
Sejak pandemi kementerian ini telah melakukan sejumlah usaha untuk pemulihan sektor pariwisata khususnya Labuan Bajo, sebagai tempat wisata terbaru yang diperkenalkan ke mata dunia.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






