Jumat, 15 Mei 2026

Pariwisata Indonesia Bisa Sumbang Ekonomi Rp 200-300 Triliun

Penulis : Grace El Dora
10 Mei 2023 | 13:43 WIB
BAGIKAN
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Uno pada press briefing di Bintang Flores Hotel Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Rabu (10/5).
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Uno pada press briefing di Bintang Flores Hotel Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Rabu (10/5).

LABUAN BAJO, investor.id - Direktur Pemasaran Pariwisata Regional Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Vinsensius Jemadu menyatakan sektor parisiwata di Indonesia tahun ini bisa menyumbang pendapatan ekonomi hingga Rp 200-300 triliun. Jika demikian, sektor ini bisa menjadi salah satu penyumbang terbesar di masa depan dengan pengembangan yang terarah.

Adapun Indonesia menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-42 ASEAN tahun ini, yang justru memperlebar sektor wisata di seluruh Indonesia karena menambah destinasi wisata dari dalam maupun luar negeri.

"Kami memastikan area ini siap untuk event kelas duniaa seperti KTT ASEAN ke-42. Dengan hadirnya KTT di sini sudah meningkatkan Labuan Bajo sebagai destinasi wisata juga untuk turis internasional," papar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Uno pada press briefing di Bintang Flores Hotel di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Rabu (10/5).

ADVERTISEMENT

Sepanjang gelaran KTT ASEAN atau ASEAN Summit pada 9-11 Mei 2023, sebanyak 540 delegasi ASEAN 54 media asing hadir di Labuan Bajo. Acara ini akan dapat meningkatkan kualitas pekerjaan di tempat ini, sebagai bagian dari 4,4 juta pekerjaan baru yang menjadi sasaran kami pada 2024.

Menurut survei cepat yang dilakukan Kementerian pariwisata dan Ekonomi Kreatif, aktivitas utama yang dapat dilakukan di Labuan Bajo antara lain kunjungan ke Taman Nasional Komodo (79,7%), sebagian wisatawan berkunjung untuk bersantai di pantai (42,3%), untuk menyelam dan snorkeling (35,8%), selebihnya menikmati pasar lokal, hiking, hingga kunjungan ke tempat-tempat budaya.

Sebagian besar proyek pembangunan didanai oleh negara, selebihnya mendapat dukungan lembaga non profit lokal (LSM), media, bisnis, dan akademisi lain.

Selain itu, sebanyak 80% pengunjung akan merekomendasikan Labuan Bajo sebagai salah satu tempat wisata Indonesia, 88% pengunjung bersedia datang kembali di waktu dekat.

Sejak pandemi kementerian ini telah melakukan sejumlah usaha untuk pemulihan sektor pariwisata khususnya Labuan Bajo, sebagai tempat wisata terbaru yang diperkenalkan ke mata dunia.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 14 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 24 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 1 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 1 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia