Jumat, 15 Mei 2026

Taiwan Tegaskan Tak Ingin Berperang dengan Tiongkok

Penulis : Fajar Widhiyanto
20 Mei 2023 | 21:09 WIB
BAGIKAN
Pemimpin Taiwan Tsai Ing-wen berpidato dalam rangka perayaan Hari Nasional di Taipei, Taiwan pada 6 Oktober 2020. (Foto: ANTARA/Reuters/Ann Wang/as)
Pemimpin Taiwan Tsai Ing-wen berpidato dalam rangka perayaan Hari Nasional di Taipei, Taiwan pada 6 Oktober 2020. (Foto: ANTARA/Reuters/Ann Wang/as)

JAKARTA, Investor.id - Di tengah ketegangan yang sedang berlangsung dengan China, Presiden Taiwan Tsai Ing-wen pada hari Sabtu (20/5/2023) berjanji untuk mempertahankan status quo perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan.
Dalam pidatonya di Kantor Kepresidenan di Taipei, dia mengatakan bahwa Taiwan tidak akan memprovokasi, namun juga tak akan tunduk pada tekanan Tiongkok.

Baru-baru ini, hubungan Taiwan-Tiongkok semakin memburuk dengan kunjungan Tsai ke Amerika Serikat dalam rangka mencari bantuan untuk memperkuat militer mereka.

Tiongkok sendiri telah meningkatkan tekanan militer dan diplomatiknya untuk memaksa negara pulau itu menerima kedaulatan Tiongkok sejak Tsai menjabat pada 2016.

ADVERTISEMENT

"Perang bukanlah suatu pilihan. Tidak ada pihak yang dapat mengubah status quo secara sepihak dengan cara yang tidak damai," kata Tsai. "Mempertahankan status quo perdamaian dan stabilitas adalah kesepakatan dunia dan Taiwan," tambahnya seperti dilansir theweek.in

"Meskipun Taiwan dikelilingi oleh risiko, itu sama sekali bukan pembuat risiko. Kami adalah manajer risiko yang bertanggung jawab dan Taiwan akan berdiri bersama dengan negara-negara demokrasi dan komunitas di seluruh dunia untuk bersama-sama meredakan risiko tersebut," imbuhnya.

Tsai juga mengatakan bahwa Taiwan sedang berdiskusi dengan pemerintahan Presiden AS Joe Biden untuk mengirimkan bantuan senjata senilai US$500 juta.

Pada pertengahan Januari mendatang, Taiwan akan bersiap untuk menggelar pemilihan presiden utama. "Ketakutan akan perang tidak akan pernah menghilangkan harapan akan perdamaian," kata Hou Yu-ih, calon presiden dari partai Kuomintang (KMT) Oposisi pada sebuah acara di Taipei untuk memulai kampanye pemilihan.

Hou, yang juga mantan kepala Badan Kepolisian Nasional, akan menghadapi Wakil Presiden saat ini William Lai dari Partai Progresif Demokratik yang berkuasa dalam jajak pendapat Januari. Hou yang kini menjabat sebagai walikota New Taipei disebut-sebut mendapatkan dukungan mayoritas masyarakat.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia