Bursa Hong Kong Melonjak 3% Dipimpin Kenaikan Saham Teknologi
TOKYO, investor.id – Indeks bursa Hang Seng di Hong Kong mencapai kenaikan 3% secara singkat di jam pertama perdagangannya, memimpin kenaikan di wilayah yang lebih luas.
Sektor teknologi memimpin reli dengan saham-saham seperti Baidu, JD.com, dan Alibaba semuanya naik sekitar 4%.
Di Australia, S&P/ ASX 200 naik 0,64%.
Kospi bertambah 0,69% karena inflasi konsumen Korea Selatan untuk Mei 2023 mendingin ke level terendah 19 bulan, mereda untuk bulan keempat berturut-turut. Nikkei 225 diperdagangkan naik 0,62%.
Komposit Shanghai Tiongkok daratan bertambah 0,24% dan Komponen Shenzhen turun 0,67%.
Semalam di Amerika Serikat (AS) ketiga indeks utama naik, dengan S&P 500 dan Nasdaq Composite ditutup pada level tertinggi sejak Agustus 2022. Dow Jones Industrial Average naik 0,47%.
DPR meloloskan rancangan undang-undang (RUU) untuk menaikkan batas utang dan membatasi pengeluaran pemerintah dengan margin yang lebar pada Rabu malam (Kamis pagi WIB). Dengan demikian, RUU itu tersebut resmi dikirim ke Senat hanya beberapa hari sebelum batas waktu gagal bayar (default) utang negara pada Senin (5/6). Pemimpin Mayoritas Senat Chuck Schumer mengatakan majelis akan mengesahkan RUU itu Kamis malam atau Jumat (2/6) pagi WIB.
Investor juga menantikan laporan pekerjaan Mei pada Jumat. Data terbaru menunjukkan pasar tenaga kerja yang kuat meskipun rencana kenaikan suku bunga Federal Reserve (Fed) yang agresif.
Inflasi Korsel di Level Terendah 19 Bulan
Data inflasi Korea Selatan untuk Mei mencapai 3,3% lebih tinggi dari tahun lalu dan sejalan dengan ekspektasi Reuters.
Angka tersebut turun dari angka inflasi April sebesar 3,7%. Secara bulanan, indeks harga konsumen (CPI) naik 0,25%, naik dari 0,2% di bulan sebelumnya.
Angka tersebut juga menandai peningkatan paling lambat sejak Oktober 2021, menurut data Refinitiv. Won Korea terakhir diperdagangkan 1.311,4 melawan dolar.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah
Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.Ujian Berat bagi Saham BUMI
Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China
Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya
Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karatDuit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaTag Terpopuler
Terpopuler


