Jumat, 15 Mei 2026

Siapa Miliarder Binance Changpeng Zhao yang Kini Digugat?

Penulis : Grace El Dora
7 Jun 2023 | 17:24 WIB
BAGIKAN
Pendiri dan CEO Binance Changpeng Zhao. (Foto: REUTERS/Benoit Tessier)
Pendiri dan CEO Binance Changpeng Zhao. (Foto: REUTERS/Benoit Tessier)

LONDON, investor.id – Pada Senin (5/6), Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) Amerika Serikat membidik orang paling kuat di dunia kripto Changpeng Zhao. Siapa miliarder founder dan CEO Binance yang kini digugat tersebut?

SEC menggugat pendiri Binance, Changpeng Zhao, telah mengoperasikan “jaring penipuan” dan menuntut dia dan bursanya dengan 13 pelanggaran. Ini berkisar dari dugaan memanipulasi volume perdagangan Binance dan gagal membatasi pelanggan Amerika Serikat (AS) dari platformnya yang tidak diatur, hingga mencampuradukkan dan mengalihkan dana pelanggan miliaran dolar “sesuka mereka”.

Keluhan tersebut semakin mengancam kerajaan bisnis Zhao yang luas, yang selama bertahun-tahun telah mendominasi industri kripto. Miliarder taipan itu telah menghadapi dakwaan dari Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas (CFTC) AS, yang diajukan pada Maret 2023, dan bursanya juga sedang diselidiki oleh Departemen Kehakiman, menurut laporan Reuters pada Rabu (7/6).

ADVERTISEMENT

Ambisi Zhao yang menjulang sekarang bertentangan dengan upaya bersama dari regulator AS untuk mengendalikan perusahaan yang mereka duga telah berkembang menjadi ukuran kolosal, dengan secara sistematis menghindari undang-undang AS.

Menanggapi tuduhan SEC, Binance berkomentar. “Kami bermaksud untuk mempertahankan platform kami dengan penuh semangat ... karena Binance bukan bursa AS, tindakan SEC terbatas jangkauannya,” kata perusahaan, dikutip dari laporan Reuters, Rabu. Binance mengatakan tuduhan apa pun yang mengatakan aset pengguna berisiko “salah sekali”.

Sejak meluncurkan Binance di Shanghai pada 2017, Zhao bermimpi besar. “Kami ingin mengambil alih seluruh pasar!” tuturnya, saat memberi tahu staf di grup obrolan perusahaan pada tahun itu.

CEO berusia 46 tahun itu tidak goyah dalam keyakinannya saat membangun bursa kriptonya. Tahun ini, Zhao merasa tujuan utama hampir dalam genggamannya adalah kursi di meja keuangan teratas.

“Gagasan perusahaan rintisan start up berusia lima tahun dapat matang dan beroperasi pada tingkat yang sama dengan lembaga keuangan yang telah ada selama 200 tahun sebelumnya tidak dapat dipahami,” tulis miliarder itu pada Januari 2023 dalam tinjauan tahun sebelumnya.

“Tapi kita hampir sampai hari ini,” tambahnya.

Mimpi itu sekarang terlihat semakin jauh setelah tindakan SEC.

Dalam tinjauan 2022, Binance memuji kemajuannya dalam mematuhi peraturan di seluruh dunia. Bursa itu telah berusaha sepanjang tahun untuk memperkuat pemeriksaan klien, katanya, mengembangkan “tim keamanan dan kepatuhan terbaik” kripto.

Siapa Miliarder Binance Changpeng Zhao yang Kini Digugat?
CEO Binance Changpeng Zhao menjawab pertanyaan selama wawancara pertemuan Zoom dengan The Associated Press pada 16 November 2021. (Foto: AP, File)

Namun menurut SEC, Zhao dan Binance secara sadar memilih untuk menghindari undang-undang AS dalam upaya memaksimalkan keuntungan mereka sendiri. “Menempatkan pelanggan dan investor mereka dalam risiko,” tuduh SEC, mengutip sejumlah praktik yang pertama kali dilaporkan oleh Reuters dalam serangkaian investigasi ke bursa yang diterbitkan tahun ini dan pada 2022.

“Entitas Zhao dan Binance terlibat dalam jaringan penipuan yang luas, konflik kepentingan, kurangnya keterbukaan, dan penghindaran hukum yang diperhitungkan,” kata Kepala SEC Gary Gensler. 

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 17 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 21 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 1 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia