Jumat, 15 Mei 2026

Rupiah Melemah Terhadap Dolar Pasca Rapat FOMC

Penulis : Grace El Dora
15 Jun 2023 | 12:11 WIB
BAGIKAN
Rupiah digital. (Sumber: Bank Indonesia)
Rupiah digital. (Sumber: Bank Indonesia)

JAKARTA, investor.id – Analis Pasar Mata Uang Lukman Leong menyatakan rupiah mengalami pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Penurunan ini terlihat setelah rapat Federal Open Market Committee (FOMC) memberikan sinyal adanya dua kali kenaikan suku bunga Federal Reserve (Fed) hingga 25 basis poin (bps) hingga akhir tahun.

“Rupiah melemah cukup besar,” ujar Lukman di Jakarta, Kamis (15/6/2023). Menurutnya, sikap yang sangat hawkish dari The Fed berpotensi membawa dolar AS menguat dalam beberapa waktu ke depan.

Untuk keadaan domestik, investor disebut akan mencermati data perdagangan Indonesia yang diperkirakan masih akan surplus cukup besar dengan nominal US$ 3 miliar, dikutip dari Antara.

ADVERTISEMENT

“Dalam beberapa kali kesempatan, surplus perdagangan sering lebih besar dari perkiraan, hal ini bisa menahan pelemahan yang lebih dalam pada rupiah,” sambungnya.

Senada, Pengamat Pasar Uang Ariston Tjendra menerangkan bank sentral AS telah memberikan sinyal tidak ada pemangkasan suku bunga tahun ini. Target suku bunga acuan yang berada di angka 5,6% dikatakan akan mengalami 1-2 kali kenaikan.

“Ini tidak seperti yang diekspektasikan sebagian pelaku pasar yang mengharapkan sinyal pemangkasan dari the Fed,” ungkap Aris.

Meskipun data inflasi menurun, bank sentral AS melihat inflasi intinya masih mendatar yang berarti risiko inflasi naik kembali masih terbuka.

Gubernur Fed Jerome Powell dinyatakan memberikan penegasan, inflasi yang rendah dan stabil sangat penting bagi perekonomian AS.

“Oleh karena itu, dolar AS berpeluang menguat lagi terhadap nilai tukar lainnya termasuk rupiah hari ini,” kata dia.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 10 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 42 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 53 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 57 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia