Jumat, 15 Mei 2026

Sebagian Besar Pasar Asia Jatuh, Investor Tunggu Suku Bunga Tiongkok

Penulis : Grace El Dora
19 Jun 2023 | 08:50 WIB
BAGIKAN
Pejalan kaki melintas di depan layar elektronik pergerakan Indeks Nikkei di Bursa Efek Tokyo, Jepang pada 4 Januari 2021. (Foto: ANTARA/REUTERS/Kim Kyung-Hoon/am)
Pejalan kaki melintas di depan layar elektronik pergerakan Indeks Nikkei di Bursa Efek Tokyo, Jepang pada 4 Januari 2021. (Foto: ANTARA/REUTERS/Kim Kyung-Hoon/am)

TOKYO, investor.id – Pasar Asia Pasifik sebagian besar jatuh pada awal perdagangan Senin (19/6), dengan pasar saham Jepang masih melayang di dekat level tertinggi 33 tahun. Investor menunggu keputusan suku bunga Tiongkok, besok.

Nikkei 225 telah membukukan kenaikan mingguan selama 10 minggu terakhir, tetapi tergelincir 0,14% pada pembukaan pada Senin bersama dengan Topix yang turun 0,1%.

Kospi Korea Selatan turun 0,41%, sedangkan Kosdaq turun 0,5%.

Australia melawan tren, dengan S&P/ ASX 200 lebih tinggi sebesar 0,2%.

ADVERTISEMENT

Indeks Hang Seng Hong Kong terlihat memulai minggu ini lebih rendah, setelah indeks melihat reli yang kuat minggu lalu. HSI berjangka berdiri di 19.988, dibandingkan dengan penutupan terakhir di 20.040,37.

Investor Asia akan menantikan keputusan suku bunga pinjaman Tiongkok yang akan dirilis Selasa (20/6) oleh Bank Rakyat Tiongkok (PBoC), setelah ekonomi terbesar kedua di dunia itu memangkas beberapa suku bunga pinjaman utamanya minggu lalu.

Di bidang diplomatik, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken berada di Beijing dalam misi diplomatik untuk memperbaiki hubungan yang tegang antara AS dan Tiongkok.

Pasar AS akan ditutup pada Senin untuk liburan Juneteenth. Pada Jumat (16/6), ketiga indeks utama mengakhiri hari lebih rendah setelah menunjukkan yang kuat di awal minggu. Federal Reserve (Fed) AS secara khusus mempertahankan suku bunga setelah pertemuan FOMC minggu lalu, menembus 10 kenaikan berturut-turut.

S&P 500 turun 0,37% dan Nasdaq Composite kehilangan 0,68%, tetapi kedua indeks masih mencatat minggu terbaiknya sejak Maret 2023. Dow Jones Industrial Average tergelincir 0,32%, tetapi membukukan minggu positif ketiga berturut-turut.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 15 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 19 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 1 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia