Jumat, 15 Mei 2026

Pasar Tenaga Kerja AS di Juni Tetap Tangguh

Penulis : Indah Handayani
7 Jul 2023 | 04:00 WIB
BAGIKAN
Tingkat pengangguran di AS pada September 2019 turun ke level terendah dalam 50 tahun. Laporan Departemen Tenaga Kerja (Depnaker) AS pada 5 Oktober 2019 itu meredakan ancaman resesi. ( Foto: AFP / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / JUSTIN SULLIVAN )
Tingkat pengangguran di AS pada September 2019 turun ke level terendah dalam 50 tahun. Laporan Departemen Tenaga Kerja (Depnaker) AS pada 5 Oktober 2019 itu meredakan ancaman resesi. ( Foto: AFP / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / JUSTIN SULLIVAN )

WASHINGTON, investor.id - Jumlah orang Amerika yang mengajukan klaim baru tunjangan pengangguran meningkat secara moderat minggu lalu. Sementara pekerjaan swasta melonjak pada Juni 2023. Hal itu menunjukkan bahwa pasar tenaga kerja di Amerika Serikat (AS) tetap tangguh meskipun ada risiko resesi yang meningkat.

Laporan yang dirilis pada Kamis (6/7/2023) menunjukkan bahwa pekerja yang di-PHK mengalami masa pengangguran yang lebih singkat. Hal ini membuat Federal Reserve (The Fed) kemungkinan besar akan melanjutkan menaikkan suku bunga di Juli setelah berhenti pada bulan lalu.

Meskipun lowongan pekerjaan Mei turun ke level terendah dalam dua tahun, angka tersebut tetap jauh di atas level sebelum pandemic. Terdapat 1,6 lowongan untuk setiap orang yang menganggur. Selain itu, lebih banyak orang berhenti dari pekerjaan mereka, tanda kepercayaan di pasar tenaga kerja.

ADVERTISEMENT

Data ini memberikan gambaran optimistis pasar tenaga kerja menjelang rilis laporan ketenagakerjaan Juni yang akan keluar pada Jumat (7/7/2023). Mereka juga meningkatkan prospek ekonomi, melewati penurunan yang sangat ditakuti akhir tahun ini.

"Permintaan untuk karyawan baru tetap tinggi dan pemberi kerja masih mempertahankan pekerja yang mereka miliki. Data terus membuat skenario soft-landing semakin mungkin terjadi,” kata Nick Bunker, direktur riset di Indeed Hiring Lab.

Departemen Tenaga Kerja AS menyebut, klaim awal untuk tunjangan pengangguran negara bagian naik 12 ribu ke penyesuaian musiman 248 ribu untuk pekan yang berakhir 1 Juli. Data untuk minggu sebelumnya direvisi untuk menunjukkan 3 ribu aplikasi lebih sedikit dari yang dilaporkan sebelumnya.

Ekonom yang disurvei oleh Reuters memperkirakan 245 ribu klaim untuk minggu terakhir. Klaim melonjak ke level tertinggi 20 bulan sekitar 265 ribu dalam tiga minggu pertama bulan Juni, menunjukkan bahwa PHK menyebar di luar sektor teknologi dan industri yang sensitif terhadap suku bunga seperti perumahan dan keuangan.

Minnesota baru-baru ini memperpanjang kelayakan tunjangan pengangguran negara bagian untuk puluhan ribu pekerja sekolah yang dibayar per jam selama liburan musim panas, juga berkontribusi terhadap peningkatan pengajuan. Lonjakan itu berbalik arah saat akhir bulan. 

Klaim yang belum disesuaikan naik 20.838 menjadi 250.556 minggu lalu. Ada peningkatan besar dalam pengajuan di Michigan, New York, Kentucky, dan Ohio, beberapa di antaranya mungkin terkait dengan pabrik mobil yang menganggur selama musim panas sambil memperlengkapi kembali model baru. Mereka mengimbangi penurunan di Texas dan New Jersey.

Klaim, relatif terhadap ukuran pasar tenaga kerja, berada di bawah level 280 ribu yang menurut para ekonom akan menandakan perlambatan pertumbuhan pekerjaan yang signifikan. Pertumbuhan pekerjaan memiliki rata-rata 314 ribu pekerjaan per bulan tahun ini.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 12 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 23 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 27 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia