Jumat, 15 Mei 2026

Menlu Retno: Kesatuan dan Sentralitas Asean Jadi Kunci Stabilitas Kawasan

Investor.id
11 Jul 2023 | 23:21 WIB
BAGIKAN
Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi saat memimpin sesi Pleno Pertemuan Menlu ASEAN (AMM) ke-56 di Jakarta, Selasa (11/7/2023).
Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi saat memimpin sesi Pleno Pertemuan Menlu ASEAN (AMM) ke-56 di Jakarta, Selasa (11/7/2023).

JAKARTA, investor.id – Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menegaskan pentingnya kesatuan dan sentralitas Asean dalam rangka menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan. Pernyataan itu disampaikan Retno saat memimpin sesi Pleno Pertemuan Menlu Asean (AMM) ke-56 di Jakarta, Selasa (11/7/2023).

Retno menegaskan, selama lebih dari lima dekade, kawasan Asia Tenggara telah menikmati perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran. Kondisi ini tidak datang dengan begitu saja, melainkan berkat upaya yang dilakukan secara sengaja.

“Ini adalah hasil dari upaya sistematis membangun arsitektur kawasan inklusif yang didasarkan pada kebiasaan dialog dan kolaborasi, berlandaskan prinsip-prinsip Piagam PBB, Piagam Asean, dan hukum internasional,” kata Retno.

ADVERTISEMENT

Karena itu, perdamaian dan stabilitas di kawasan harus terus dirawat, terlebih dalam situasi yang semakin kompleks seperti sekarang. Asean harus mampu menavigasi dinamika kawasan dan global serta terus menanamkan paradigma kolaborasi. “Ini hanya bisa dicapai jika kita menjaga persatuan dan sentralitas Asean,” ujar Retno.

Ada dua hal yang perlu didorong terkait hal ini. Pertama, menjaga kredibilitas Asean. Artinya, Piagam Asean harus diterapkan secara konsisten, termasuk dalam proses pengambilan keputusan saat situasi darurat.

“Kita harus buktikan dapat mengatasi tantangan yang ada dan siap mengantisipasi tantangan masa depan. Itulah kenapa Visi Asean jangka panjang sangat krusial,” tutur Retno.

Kedua, memastikan Asean terus berada di kursi kemudi dalam menavigasi dinamika regional. Asean perlu mengirimkan pesan tegas tidak akan pernah menjadi proxy dalam rivalitas kekuatan besar.

“Traktat Persahabatan dan Kerja Sama harus dipatuhi semua pihak. Asean harus di garda depan dalam membangun arsitektur kawasan yang inklusif,” tutur Retno. 

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia