Jumat, 15 Mei 2026

Asean-Australia Diharapkan Jadi Jangkar Perdamaian dan Stabilitas di Indo-Pasifik

Penulis : Happy Amanda Amalia
13 Jul 2023 | 15:40 WIB
BAGIKAN
Menteri Luar Negeri (Menlu) Australia, Penny Wong saat berada di acara "Asean-Australia Post Ministerial Conference (PMC)" di Jakarta, pada Kamis (13/07/2023). (Foto: Kemlu RI)
Menteri Luar Negeri (Menlu) Australia, Penny Wong saat berada di acara "Asean-Australia Post Ministerial Conference (PMC)" di Jakarta, pada Kamis (13/07/2023). (Foto: Kemlu RI)

JAKARTA, investor.id – Para Menteri Luar Negeri (Menlu) Asean pada Kamis (13/07/2023) berharap bahwa Australia dapat menjadi jangkar pertumbuhan ekonomi di bagian Selatan Indo-Pasifik. Pemerintah Republik Indonesia (RI) pun mengharapkan Australia sebagai mitra utama Asean dalam mempertahankan perdamaian dan stabilitas di kawasan Indo-Pasifik.

Lebih jauh lagi, negara-negara Asean juga menyampaikan harapannya agar  Australia mendukung stabilitas dan perdamaian kawasan, termasuk mendukung posisi bersama Asean mengenai Laut China Selatan.

Menanggapi hal itu, Menteri Luar Negeri (Menlu) Australia, Penny Wong menegaskan dukungannya terhadap sentralitas Asean dalam menjaga stabilitas dan mewujudkan kemakmuran kawasan, melalui implementasi konkret “Asean Outlook on the Indo-Pasific (AOIP)”. Selain itu, Australia juga telah merumuskan Strategi untuk Asia Tenggara tahun 2040 untuk tingkatkan kerja sama ekonomi dengan Asean.

ADVERTISEMENT

Dalam kegiatan “Asean-Australia Post Ministerial Conference (PMC)” pada Kamis, Menlu RI Retno menyampaikan bahwa Australia dapat menjadi kekuatan positif di kawasan dengan mendukung sentralitas Asean. Ia pun menggarisbawahi status Australia sebagai satu di antara empat mitra Asean dengan kerja sama Comprehensive Strategic Partnership.

“Kami mempunyai ekspektasi besar kepada Australia untuk menjadi kekuatan positif kawasan dan mendukung sentralitas Asean dalam membentuk dinamika regional,” ujar dia.

Dijelaskan lebih lanjut oleh Retno bahwa ada dua area kerja sama yang dapat dijadikan fokus oleh Asean dan Australia, yaitu isu perdamaian dan stabilitas di kawasan.

“Kita perlu membangun arsitektur kawasan yang inklusif, di mana seluruh pihak merasa aman dan berkontribusi pada kemakmuran kawasan. Australia dapat menjadi mitra sejati Asean dan menjadi jangkar perdamaian dan stabilitas di Indo-Pasifik,kata Menlu Retno.

Hal kedua adalah, Australia diharapkan dapat menjadi mitra pembangunan di kawasan Pasifik. Menurut Retno, kawasan Pasifik merupakan bagian yang tak terpisahkan dari Indo-Pasifik. Untuk itu, diperlukan kerja sama konkret antara Asean dengan negara-negara Pasifik di antaranya di bidang aksi iklim dan pengurangan risiko bencana, keamanan pangan, dan ekonomi biru.

Menlu Retno juga mengharapkan dukungan Australia terhadap kerja sama antara Sekretariat Asean dan Pacific Island Forum (PIF) akan dimulai pada tahun ini.

Pada pertemuan ini, Menteri Luar Negeri negara-negara Asean harapkan peningkatan kerja sama konkret dengan Australia di sejumlah bidang, yakni perdagangan, konektivitas, kesehatan, pendidikan, transportasi, perubahan iklim, dan energi berkelanjutan.

Di samping itu, pertemuan tersebut juga menyepakati Concept Note untuk Asean-Australia Commemorative Summit. Asean-Australia Commemorative Summit akan dilaksanakan tahun depan.

Editor: Happy Amanda Amalia

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia