Kamis, 14 Mei 2026

ASEAN dan RRT Memacu Negosiasi Kode Etik LTS

Penulis : Happy Amanda Amalia
14 Jul 2023 | 20:32 WIB
BAGIKAN
(kiri-kanan) Menteri Luar Negeri (Menlu) Filipina Enrique Manalo, Menlu Singapura Vivian Balakrishnan, Menlu Thailand Don Pramudwinai, Menlu Vietnam Bui Thanh Son, Kepala Kebijakan Luar Negeri Partai Komunis Tiongkok Wang Yi, Menlu Indonesia Retno Marsudi, Menlu Malaysia Zambry Abdul Kadir, Menteri Kedua Urusan Luar Negeri Brunei Erywan Yusof, Menlu Kamboja Prak Sokhonn, Menlu Laos Saleumxay Kommasith, Menlu Timor Leste Bendito Freitas, dan Sekjen ASEAN Kao Kim Hourn, foto bersama pada Konferensi Tingkat Menteri ASEAN dengan Tiongkok di sela Pertemuan Tingkat Menteri Luar Negeri ASEAN di Jakarta, Indonesia pada 13 Juli 2023. (Foto: Investor Daily/AP Photo/Tatan Syuflana, Pool)
(kiri-kanan) Menteri Luar Negeri (Menlu) Filipina Enrique Manalo, Menlu Singapura Vivian Balakrishnan, Menlu Thailand Don Pramudwinai, Menlu Vietnam Bui Thanh Son, Kepala Kebijakan Luar Negeri Partai Komunis Tiongkok Wang Yi, Menlu Indonesia Retno Marsudi, Menlu Malaysia Zambry Abdul Kadir, Menteri Kedua Urusan Luar Negeri Brunei Erywan Yusof, Menlu Kamboja Prak Sokhonn, Menlu Laos Saleumxay Kommasith, Menlu Timor Leste Bendito Freitas, dan Sekjen ASEAN Kao Kim Hourn, foto bersama pada Konferensi Tingkat Menteri ASEAN dengan Tiongkok di sela Pertemuan Tingkat Menteri Luar Negeri ASEAN di Jakarta, Indonesia pada 13 Juli 2023. (Foto: Investor Daily/AP Photo/Tatan Syuflana, Pool)

JAKARTA, investor.id Negara-negara anggota ASEAN dan Republik Rakyat Tiongkok (RRT) menyepakati panduan percepatan negosiasi kode etik atau code of conduct (COC) terkait Laut Tiongkok Selatan (LTS). Panduan ini diadopsi dalam pertemuan “ASEAN Post-Ministerial Conference with China” dengan Direktur Urusan Luar Negeri Komite Pusat Partai Komunis Tiongkok Wang Yi pada Kamis (13/07/2023) di Jakarta, Indonesia.

Tahun ini hubungan keduanya menorehkan sejarah penting, yaitu penyelesaian panduan untuk mempercepat perundingan negosiasi COC yang efektif dan substantif, penyelesaian pembacaan kedua atas draf tunggal perundingan COC, serta peringatan 20 tahun aksesi RRT atas Traktat Persahabatan dan Kerja Sama (TAC).

“Capaian ini harus terus membangun momentum positif untuk mempererat kemitraan yang memajukan paradigma inklusivitas dan keterbukaan, menghormati hukum internasional termasuk UNCLOS 1982, dan mendorong kebiasaan dialog dan kolaborasi,” ujar Menteri Luar Negeri Republik Indonesia (Menlu RI) Retno Marsudi saat memimpin pertemuan bersama dengan Wang, dikutip dari keterangan tertulis pada Jumat (14/07/2023).

ADVERTISEMENT

Saat menyampaikan sambutan pembukaan, Retno mengatakan RRT adalah mitra penting ASEAN dalam menjaga perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran di kawasan Indo Pasifik selama lebih dari tiga dekade.

Secara ekonomi, Tiongkok merupakan mitra dagang terbesar ASEAN. Begitu juga sebaliknya, ASEAN adalah mitra dagang terbesar RRT. Nilai perdagangan keduanya mencapai US$ 975 miliar dan Tiongkok menjadi sumber investasi asing terbesar keempat bagi ASEAN dengan nilai US$ 13,8 miliar pada 2021.

“Kemitraan kita semakin penting di tengah tantangan yang semakin meningkat,” kata Menlu Retno.

Kedua pihak juga harus bekerja keras guna memperkokoh kemitraan tersebut. Tiongkok pun harus menjadi mitra terpercaya Asean dalam merawat arsitektur kawasan yang terbuka dan inklusif.

“Hanya dengan begitu kita bisa mencapai kerja sama yang win-win demi terciptanya perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran bersama di Indo-Pasifik,” tutur Retno.

Dukung AOIP

Dalam kesempatan yang sama, Menlu Retno meminta dukungan Tiongkok terhadap implementasi konkret “ASEAN Outlook on the Indo-Pacific (AOIP)”, termasuk rencana penyelenggaraan ASEAN Indo Pacific Forum (AIPF) pada September 2023.

Sebagai ketua, Menlu RI juga membacakan pernyataan bersama ASEAN. Ada pun hal-hal yang diangkat dalam pernyataan bersama antara lain pentingnya kepatuhan terhadap TAC, adopsi Panduan percepatan perundingan COC, dukungan terhadap implementasi AOIP, kerja sama ekonomi, penguatan resiliensi kesehatan, dan people to people contact.

Sementara itu, pemerintah Tiongkok menyampaikan dukungan terhadap TAC dan sentralitas ASEAN dalam pembangunan arsitektur kawasan inklusif. RRT juga mengemukakan sejumlah area kerja sama prioritas, seperti pertanian, pengembangan kendaran listrik (EV), ekonomi biru, dan people to people contacts.

Pertemuan tersebut turut mendorong peningkatan kerja sama ekonomi ASEAN dengan RRT, termasuk penyelesaian negosiasi Free Trade Argeement (FTA) 3.0, untuk memperkuat hubungan dagang dan rantai pasok kawasan.

Pertemuan juga menekankan pentingnya revitalisasi konektivitas pasca pandemi, termasuk realisasi komitmen RRT dalam pembangunan infrastruktur kawasan.

Selain itu, pertemuan mendorong kerja sama penanganan perubahan iklim, termasuk memastikan ketahanan pangan kawasan, serta pengembangan energi baru dan terbarukan, dan menyambut baik kemajuan dalam proses negosiasi terkait LTS.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 menit yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 10 menit yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 28 menit yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 58 menit yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 1 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia