Jumat, 15 Mei 2026

Agustus, Ekspor dan Impor Tiongkok Turun

Penulis : Indah Handayani
7 Sep 2023 | 13:52 WIB
BAGIKAN
ilustrasi ekspor impor Tiongkok ( Foto: China OUT / AFP / STR )
ilustrasi ekspor impor Tiongkok ( Foto: China OUT / AFP / STR )

BEIJING, investor.id - Ekspor dan impor Tiongkok pada Agustus 2023 turun. Melemahnya permintaan luar negeri dan lemahnya belanja konsumen kembali menekan bisnis di negara dengan ekonomi terbesar kedua di dunia tersebut.

Dikutip Reuters, data bea cukai Tiongkok yang dilaporkan Kamis (7/9/2023) menunjukkan ekspor turun 8,8% pada bulan Agustus year on year (yoy). Angka itu lebih baik dari perkiraan jajak pendapat Reuters sebesar 9,2% dan lebih baik dari penurunan pada Juli sebesar 14,5%. Sementara itu, impor mengalami kontraksi sebesar 7,3%, lebih lambat dari perkiraan penurunan sebesar 9,0% dan penurunan bulan lalu sebesar 12,4%.

Meskipun angka-angka tersebut perdagangan tersebut mengalahkan ekspektasi para analis, angka-angka tersebut menunjukkan sektor manufaktur Tiongkok masih berada di bawah tekanan yang signifikan. Untuk itu, para pembuat kebijakan perlu fokus pada peningkatan permintaan domestik untuk menopang pertumbuhan, setelah pesanan ekspor dan suku cadang impor menghambat aktivitas pabrik pada bulan lalu.

ADVERTISEMENT

Perekonomian beresiko meleset dari target pertumbuhan tahunan Pemerintah Tiongkok sebesar sekitar 5% karena para pejabat bergulat dengan memburuknya kemerosotan properti, lemahnya belanja konsumen dan jatuhnya pertumbuhan kredit, yang menyebabkan para analis menurunkan perkiraan untuk tahun ini.

Kepala Ekonom di Guotai Junan International Zhou Hao mengatakan, angka-angka tersebut menunjukkan bahwa hambatan masih ada, meskipun ada sedikit perbaikan. “Ke depan, apakah pertumbuhan perdagangan Tiongkok telah mencapai titik terendahnya akan bergantung pada beberapa faktor, yang paling penting tentu saja adalah permintaan dalam negeri," jelasnya.

Pemerintah Tiongkok telah mengumumkan serangkaian langkah dalam beberapa bulan terakhir untuk menopang pertumbuhan, dengan pelonggaran beberapa aturan pinjaman pada minggu lalu oleh bank sentral dan regulator keuangan utama untuk membantu pembeli rumah.

Namun para analis memperingatkan langkah-langkah tersebut mungkin berdampak kecil karena pemulihan pasar tenaga kerja yang melambat dan ekspektasi pendapatan rumah tangga yang tidak menentu.

Pengiriman minyak mentah ke negara dengan perekonomian terbesar kedua di dunia ini meningkat 14,7% pada Agustus dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Namun, turun 2,3% dibandingkan bulan sebelumnya. Sementara impor kedelai pada Agustus melonjak 17,9% dibandingkan tahun lalu, didorong oleh murahnya harga pada Agustus.  

Tiongkok membukukan surplus perdagangan sebesar US$ 68,36 miliar pada bulan Agustus. Lebih lemah dari perkiraan US$ 73,80 miliar dan angka pada bulan Juli sebesar US$ 80,6 miliar.

“Karena rendahnya basis pada akhir tahun lalu, kemungkinan besar ekspor akan kembali tumbuh pada akhir tahun ini,” kata Nie Wen, ekonom di Hwabao Trust.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Market 15 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 19 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 1 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia