ADB Buka Peluang Pendanaan US$ 100 Miliar untuk Atasi Krisis di Asia Pasifik
Upaya mobilisasi modal swasta akan memainkan peran penting dalam meningkatkan investasi miliaran hingga triliunan dolar AS, dengan memperluas keterlibatan sektor swasta dalam agenda pembangunan. Upaya-upaya di tingkat hulu akan membantu meningkatkan kebijakan makroekonomi dan lingkungan kelembagaan serta lingkungan yang mendukung untuk investasi sektor swasta, memacu peningkatan investasi domestik dan asing.
Dukungan penasihat di tingkat menengah akan membantu menciptakan jalur proyek dan mempersiapkan proyek-proyek yang dapat dibiayai bank yang dapat menarik investasi sektor swasta.
Pembiayaan hilir akan disusun untuk mengumpulkan modal swasta dalam proyek-proyek pembangunan, termasuk menghilangkan risiko bagi sektor swasta. Pemberdayaan hulu, serta mobilisasi di tingkat menengah dan hilir, akan meningkatkan neraca keuangan ADB, sehingga melipatgandakan sumber daya yang tersedia untuk pembangunan kawasan ini.
Perekonomian juga harus memobilisasi lebih banyak pendapatan pajak, memodernisasi otoritas pajak melalui digitalisasi, dan bekerja sama untuk memastikan sistem pajak internasional yang adil dan berfungsi dengan baik. Mobilisasi sumber daya domestik sangat penting dalam upaya mengatasi keberlanjutan utang dan mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
ADB membentuk Asia Pacific Tax Hub pada 2021 untuk menyediakan platform yang terbuka dan inklusif bagi dialog kebijakan strategis, berbagi pengetahuan, dan koordinasi pembangunan di antara ADB, anggotanya, dan mitra pembangunan.
Masyarakat miskin dan rentan di Asia dan Pasifik sangat rentan terpapar oleh krisis yang meningkat dan saling terkait yang membahayakan kesehatan, hasil pendidikan, dan mata pencaharian mereka. Diperkirakan 155 juta orang, atau 3,9% dari populasi kawasan ini, hidup dalam kemiskinan ekstrem pada tahun 2022 dan banyak di antaranya, terutama perempuan, menghadapi krisis biaya hidup yang membuat makanan dan komoditas serta layanan penting lainnya menjadi tidak terjangkau.
Editor: Prisma Ardianto
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now



