Jumat, 15 Mei 2026

Saham Asia Naik Setelah Yield Obligasi AS Turun dari Level Tertinggi

Penulis : Grace El Dora
5 Okt 2023 | 08:05 WIB
BAGIKAN
Seorang trader mata uang melewati layar yang menunjukkan nilai tukar mata uang asing di ruang transaksi valuta asing di kantor pusat KEB Hana Bank di Seoul, Korea Selatan pada 4 Oktober 2023. (Foto: AP Photo/Ahn Young-joon)
Seorang trader mata uang melewati layar yang menunjukkan nilai tukar mata uang asing di ruang transaksi valuta asing di kantor pusat KEB Hana Bank di Seoul, Korea Selatan pada 4 Oktober 2023. (Foto: AP Photo/Ahn Young-joon)

TOKYO, investor.id – Pasar Asia Pasifik menguat setelah imbal hasil (yield) obligasi Amerika Serikat (AS) atau Treasury AS turun dari level tertingginya dalam 16 tahun, menyusul data pekerjaan yang jauh lebih lemah dari perkiraan.

Di Jepang, Nikkei 225 diperdagangkan 0,53% lebih tinggi dan Topix naik 0,67%.

Kospi Korea Selatan naik 0,78% sedangkan Kosdaq bertambah 1,41%. Ini menyusul data indeks harga konsumen (CPI) negara tersebut untuk September tercatat 3,7% lebih tinggi dibandingkan tahun lalu, lebih tinggi dari perkiraan Reuters yang memperkirakan kenaikan 3,4%.

Di Australia, S&P/ ASX 200 diperdagangkan 0,19% lebih tinggi.

ADVERTISEMENT

Indeks Hang Seng Hong Kong diperdagangkan di atas garis datar pada jam pertama perdagangannya, sementara Indeks Hang Seng Tech naik.

Pasar China tetap tutup untuk libur selama seminggu.

Semalam di AS, ketiga indeks utama ditutup di zona hijau. Dow Jones Industrial Average memecahkan penurunan tiga hari berturut-turut dan ditutup 0,39% lebih tinggi pada 33,129.55. S&P 500 bertambah 0,81% dan ditutup pada 4.263,75. Demikian pula, Nasdaq Composite naik 1,35% menjadi ditutup pada 13.236,01.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 19 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 30 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 34 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia