Jumat, 15 Mei 2026

Luhut: Tanpa Indonesia, AS Tak Bisa Penuhi Kebutuhan Mobil Listrik

Penulis : Thresa Sandra Desfika
18 Nov 2023 | 16:35 WIB
BAGIKAN
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, usai rapat terbatas di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (27/9/2023). (B-Universe Photo/Ichsan Ali)
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, usai rapat terbatas di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (27/9/2023). (B-Universe Photo/Ichsan Ali)

JAKARTA, investor.id - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan sudah diperbolehkan keluar dari rumah sakit di Singapura. Namun ia belum bisa pulang ke Indonesia karena masih menjalani rawat jalan.

“Tiga hari yang lalu, sejujurnya saya sudah diperbolehkan keluar dari General Hospital Singapore. Namun, belum bisa pulang ke tanah air karena masih menjalani rawat jalan guna memastikan kondisi kesehatan saya pulih sepenuhnya,” jelas Luhut dalam keterangan unggahannya di Instagram @luhut.pandjaitan, Sabtu (18/11/2023).

Meski masih dirawat jalan, Luhut sudah memberikan pandangannya mengenai perkembangan politik, ekonomi, hingga hubungan luar negeri Indonesia.

ADVERTISEMENT

Di unggahan video pada Instagram, Luhut menanggapi pertemuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden baru-baru ini. Yang mana membahas pula terkait critical minerals/mineral kritis.

Luhut menjelaskan, mengenai pembahasan critical minerals antara Indonesia dan AS telah melalui proses negosiasi yang panjang.

“Tapi akhirnya bisa kita dekatkan bahwa ini juga kepentingan bersama. Artinya Amerika paham betul tanpa Indonesia, mereka tidak bisa memenuhi kebutuhan sebelas kali jumlah mobil listriknya pada tahun 2030,” terang Luhut.

Luhut juga menyatakan telah berbicara dengan sejumlah pembantu dekat Presiden Joe Biden untuk menjelaskan perihal nikel.

“Saya juga bicara dengan Amos Hochstein (Senior Advisor) yang jadi pembantu dekat Presiden Joe Biden dan juga dengan Jack Sullivan (National Security Advisor) maupun dengan pembantu-pembantu presiden Biden yang lain,” sebut Luhut.

“Yang intinya sebenarnya jelasin, Indonesia sebenarnya masalah survival saja. Kita tidak mem-banned seluruhnya nickel ore itu tapi setelah turunan ke berapa ya silahkan aja bebas. Tapi biarkan kita juga menikmati, rakyat Indonesia sampai turunan kedua atau ketiga, nilai tambahnya,” sambung Luhut.

Luhut: Tanpa Indonesia, AS Tak Bisa Penuhi Kebutuhan Mobil Listrik
Luhut Binsar Pandjaitan pada unggahan Instagram-nya, Sabtu (18/11/2023). (Instagram/luhut.pandjaitan)

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 5 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 9 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 47 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 51 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia