Menlu AS Tuduh China Berusaha Pengaruhi Pemilu AS
ISTANBUL, investor.id – Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (Menlu AS) Antony Blinken menuduh pemerintah China berusaha memengaruhi Pemilihan Umum (Pemilu) AS mendatang. Blinken mengatakan Pemilu AS juga bisa dikatakan mengganggu proses tersebut.
“Kami telah melihat, secara umum, bukti adanya upaya untuk memengaruhi dan bisa dibilang campur tangan, dan kami ingin memastikan bahwa upaya tersebut dihentikan secepat mungkin,” ungkap Blinken, seperti dilaporkan kantor berita Turki Anadolu, Sabtu (27/4/2024).
Ia melontarkan hal ini di tengah wawancara dengan stasiun televisi CNN pada akhir kunjungannya selama tiga hari di China.
Pada kunjungan tersebut, Blinken bertemu dengan Presiden China Xi Jinping serta sejumlah pejabat China untuk membahas sejumlah isu antara kedua negara seperti peraturan teknologi AS dan sikap China atas Rusia.
Pada diskusi dengan diskusinya dengan Xi, Blinken menyoroti peringatan dari Presiden AS Joe Biden sebelumnya agar tidak campur tangan dalam pemilu AS 2024.
Baca Juga:
Merek Lokal Mendominasi Pasar EV China"Campur tangan apa pun oleh China dalam pemilu kami adalah sesuatu yang kami perhatikan dengan sangat hati-hati dan sama sekali tidak dapat kami terima, jadi saya ingin memastikan mereka mendengar pesan itu lagi," sambungnya.
Pada pemilu 2018, mantan presiden AS Donald Trump juga menuduh China mencoba ikut campur dalam pemilu sela menyangkut perselisihan perdagangan dengan pemerintahannya.
Pemerintah China secara konsisten menekankan kebijakannya untuk tidak ikut campur dalam pemilu AS, dengan mengutip prinsip menghormati urusan dalam negeri negara lain.
Baca Juga:
China Sebut AS MunafikNamun entitas yang terkait dengan China, termasuk mereka yang diduga memiliki kaitan dengan pemerintah China, telah menghadapi tuduhan campur tangan politik di negara-negara seperti Kanada.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






