Powell Akui Soal Pemangkasan Suku Bunga pada September, Asalkan…
WASHINGTON, investor.id - Ketua The Fed Jerome Powell mengakui bank sentral Amerika Serikat (AS) dapat memangkas suku bunga pada pertemuan September, asalkan data ekonomi terus menunjukkan tren seperti saat ini.
"Jika ujian itu terpenuhi, pemangkasan suku bunga kebijakan kami dapat segera didiskusikan pada pertemuan berikutnya di bulan September," kata Powell dikutip dari CNBC internasional, Rabu (31/7/2024) waktu setempat.
Data ekonomi terbaru menunjukkan bahwa inflasi mulai mendekati target 2% yang ditetapkan oleh bank sentral, sementara tingkat pengangguran naik di atas 4%. The Fed mengatakan dalam pernyataan kebijakannya bahwa mereka memperhatikan risiko di ‘kedua sisi mandat ganda," yaitu lapangan kerja maksimal dan harga yang stabil.
Powell menyatakan, bank sentral akan ‘bergantung pada data, tetapi tidak pada satu titik data’ dalam menentukan waktu pemangkasan suku bunga.
"Pertanyaannya adalah apakah keseluruhan data, prospek yang berkembang, dan keseimbangan risiko konsisten dengan meningkatnya kepercayaan pada inflasi dan mempertahankan pasar tenaga kerja yang solid," kata Powell.
Baca Juga:
Inflasi Zona Euro Belum MendinginIndeks harga pengeluaran konsumsi pribadi, yang merupakan ukuran inflasi pilihan The Fed, menunjukkan kenaikan sebesar 2,5% year on year (yoy) pada Juni. Laporan non-farm payrolls berikutnya akan dirilis pada Jumat (2/8/2024), dan diperkirakan oleh beberapa ekonom akan menunjukkan perlambatan dalam perekrutan.
"Saya tidak menganggap pasar tenaga kerja dalam keadaan saat ini sebagai sumber tekanan inflasi yang signifikan. Jadi, saya tidak ingin melihat pendinginan material lebih lanjut di pasar tenaga kerja," kata Powell.
Pertahankan Suku Bunga
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah
Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.Ujian Berat bagi Saham BUMI
Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China
Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya
Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karatDuit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaTag Terpopuler
Terpopuler






