Trump Yakin Biden Dikudeta dari Pilpres
WASHINGTON, investor.id – Donald Trump yakin Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden dikudeta dari Pemilihan Presiden (Pilpres) negara itu. Calon presiden AS dari Partai Republik tersebut menyebut telah dipaksa mundur dari kompetisi memperebutkan posisi presiden.
Sebelumnya pada Juni 2024, ia mengklaim telah mengalahkan Biden dalam debat presiden sehingga Biden dipaksa mundur dari Pilpres. Trump memakai istilah “kudeta” untuk pengunduran diri Biden.
"Ini adalah kudeta presiden AS. Dia tidak ingin mundur, tetapi mereka berkata 'Kita bisa melakukannya dengan cara yang baik, atau kita bisa melakukannya dengan cara yang sulit,'" ucap Trump dalam wawancara dengan pengusaha sekaligus inovator terkenal AS Elon Musk. Wawancara ini disiarkan secara langsung lewat platform media sosial X milik Musk pada Senin (12/8/2024).
Mantan presiden AS itu mengaku bukan penggemar Biden dan menyebut tokoh Partai Demokrat itu sebagai "presiden terburuk dalam sejarah".
Ia lalu mengatakan Wakil Presiden AS Kamala Harris, yang menggantikan Biden sebagai capres Demokrat, juga tidak kompeten, kata laporan Anadolu, Selasa (13/8/2024).
Bulan lalu, Biden mengumumkan pengunduran dirinya dari Pilpres 2024 dan dukungannya bagi Harris untuk menjadi capres Partai Demokrat.
Keputusan itu disampaikan setelah tekanan dari Partai Demokrat meningkat. Sejumlah anggota partai yang menduduki kursi di Kongres AS pun mengeluarkan seruan publik agar Biden mundur, mengingat penampilan buruknya dalam debat menghadapi Trump.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






