Presiden Iran Isyaratkan Soal Ini di PBB
Masih belum jelas seberapa besar ruang yang dimiliki Pezeshkian untuk bermanuver. Terutama karena ketegangan tinggi di Timur Tengah atas perang Israel-Hamas dan saat AS bersiap untuk pemilihan presiden pada November 2024.
Pezeshkian, seperti presiden Iran sebelumnya, melontarkan kata-kata tajam pada Selasa (24/9/2024) untuk Israel. Ia menuduh negara itu melakukan "kekejaman", "kolonialisme", "kejahatan terhadap kemanusiaan", dan "kebiadaban yang putus asa" saat berperang melawan Hamas di Gaza dan saling tembak dengan Hizbullah di Lebanon.
Pemerintah Iran mendukung kedua kelompok militan tersebut. Pengeboman besar-besaran Israel terhadap Lebanon dalam beberapa hari terakhir "tidak bisa dibiarkan begitu saja", katanya. Ia menambahkan, konsekuensinya akan ditanggung oleh pemerintah yang ia gambarkan sebagai pihak yang menggagalkan upaya untuk mengakhiri "bencana" di Timur Tengah.
Pria berusia 70 tahun itu menyebut diri mereka sebagai pejuang hak asasi manusia (HAM).
Di sisi lain, pemerintah AS telah berupaya bersama Mesir dan Qatar untuk membuat Israel dan Hamas menyetujui kesepakatan gencatan senjata. Namun hal itu sulit dicapai dan kini perkembangan di Lebanon akan mempersulit upaya tersebut.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






