Jaksa Hadirkan Saksi Baru yang Mengejutkan ke Juri Agung Skandal P Diddy
Para saksi kemudian menuduh pesta seks itu terjadi di rumah-rumah mewah atau di kamar-kamar hotel, dengan keamanan ketat di sekitarnya. Diduga, pesta seks itu juga melibatkan penggunaan narkoba dalam jumlah besar, alkohol dalam jumlah besar, dan minyak bayi serta pelumas dalam jumlah besar.
"Keputusan untuk terus menghadirkan bukti kepada dewan juri agung merupakan eskalasi besar bagi P Diddy dan mengarahkan kasus tersebut ke jalur tuntutan pidana lebih lanjut," ungkap sumber penegak hukum lainnya.
P Diddy selaku pendiri Bad Boy Records, Combs, awalnya menolak dakwaan yang mengejutkan itu. Namun, ia terpaksa menegaskan ketidakbersalahannya karena semakin banyak klaim yang menjijikkan muncul, mengabaikan banyaknya korban baru yang muncul.
"Ia tidak dapat menanggapi setiap tuduhan yang tidak berdasar dalam apa yang telah menjadi sirkus media yang sembrono,” beber tim hukum P Diddy.
“Dengan demikian, Combs dengan tegas dan kategoris menyangkal sebagai klaim yang salah dan mencemarkan nama baik apa pun bahwa ia telah melakukan pelecehan seksual terhadap siapa pun, termasuk anak di bawah umur. Ia berharap dapat membuktikan ketidakbersalahannya dan membela diri di pengadilan jika dan ketika tuntutan diajukan dan dilayangkan, di mana kebenaran akan ditetapkan berdasarkan bukti, bukan spekulasi,” tambahnya.
Kepada hakim, Mark Agnifilo selaku pengacara P Diddy mengatakan kliennya bukan orang yang sempurna. Agnifilo menambahkan, P Diddy telah menggunakan narkoba dan telah berada dalam hubungan yang tidak sehat tetapi sedang menjalani perawatan dan terapi.
Namun Asisten Jaksa Penuntut Umum AS Emily Johnson mengatakan sebaliknya, menggambarkan P Diddy sebagai pelaku pelecehan berantai dan pengganggu berantai.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now

