Jumat, 15 Mei 2026

Indeks Polusi Delhi di Tingkat Parah, Ganggu Kesehatan dan Penerbangan

Penulis : Grace El Dora
14 Nov 2024 | 20:38 WIB
BAGIKAN
Pekerja kantor berjalan di tengah lapisan kabut asap yang tebal saat indeks kualitas udara menunjukkan kategori parah dini hari di New Delhi, India pada Rabu (13/11/2024). (Foto: AP)
Pekerja kantor berjalan di tengah lapisan kabut asap yang tebal saat indeks kualitas udara menunjukkan kategori parah dini hari di New Delhi, India pada Rabu (13/11/2024). (Foto: AP)

NEW DELHI, investor.id – Polusi udara di ibu kota nasional India meningkat menjadi tingkat parah pada indeks resmi untuk pertama kalinya dalam musim ini. Memburuknya kualitas udara di negara tersebut mengganggu kesehatan, bahkan menyebabkan gangguan penerbangan.

Suhu dan kecepatan angin di India sedang menurun, mengurangi jarak pandang dan memengaruhi sejumlah penerbangan yang melintasi wilayah tersebut, mengutip laporan Reuters pada Kamis (14/11/2024).

Delhi menyalip Lahore di Pakistan sebagai kota paling tercemar di dunia dalam peringkat langsung grup Swiss IQAir. Otoritas pengendalian polusi India mengatakan skor indeks kualitas udara (AQI) 24 jam wilayah ibu kota nasional itu telah mencapai level 418.

ADVERTISEMENT

Badan Pengendalian Polusi Pusat mendefinisikan pembacaan AQI 0-50 sebagai "baik" dan di atas level 401 sebagai level "parah". Indeks ini yang memengaruhi kesehatan dan berdampak serius pada mereka yang memiliki penyakit bawaan.

Ibu kota India berjuang melawan kabut asap, yaitu campuran asap dan kabut beracun, setiap musim dingin karena udara dingin memerangkap debu, emisi, dan asap dari kebakaran pertanian ilegal.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia