Kelompok HAM Minta Tentara Korut Jangan Mati Demi Putin
SEOUL, investor.id – Kelompok hak asasi manusia (HAM) di Korea Selatan akan mengeluarkan surat terbuka bersama yang mendesak pasukan Korea Utara yang dikerahkan di Rusia agar tidak mengorbankan nyawa mereka demi Presiden Rusia Vladimir Putin. Ini merupakan upaya pemerintah perang Rusia melawan Ukraina, kata aktivis yang mengetahui masalah tersebut.
Shin Hee-seok, perwakilan Kelompok Kerja Keadilan Transisi yang adalah nonprofit yang berpusat di Seoul, membahas hal ini.
The Korea Times pada Rabu (14/11/2024) mengutip komentar Shin. Ia membeberkan, sekitar 10 organisasi secara kolektif tengah menyusun pernyataan yang ditujukan untuk menyelamatkan dan menyadarkan lebih dari 10.000 tentara Korea Utara yang bertempur di garis depan di wilayah Kursk, Rusia.
"Inti dari pesan kami adalah ini: Perang yang diprakarsai oleh militer Rusia adalah invasi, dan tidak ada pembenaran bagi Anda (pasukan Korea Utara) untuk mendukungnya. Mengapa Anda harus mati demi Rusia? Anda harus membuat pilihan yang tepat," ucap Shin, Rabu.
Shin adalah salah satu tokoh kunci di balik rencana surat terbuka tersebut. Ia menambahkan, rencana tersebut diharapkan akan dirilis dalam beberapa hari mendatang.
Langkah ini diambil saat tentara Korea Utara terlibat dalam operasi tempur bersama pasukan Rusia yang berupaya merebut kembali wilayah yang direbut militer Ukraina di wilayah Kursk. Menurut Badan Intelijen Nasional (NIS) Korea Selatan, pasukan Korea Utara telah mulai berpartisipasi di medan perang.
Sebagian besar pasukan Korea Utara yang tiba di Rusia bulan lalu diyakini berusia akhir belasan dan awal 20-an, menurut NIS. Banyak dari tentara muda ini, yang kini terhubung dengan dunia luar untuk pertama kalinya melalui internet, berpotensi terpengaruh oleh pesan tulus dari kelompok HAM, kata Shin.
Para aktivis HAM berpikir pesan mereka akan dapat menjangkau warga Korea Utara di medan perang, berdasarkan beberapa laporan media. Laporan itu mengatakan para tentara tersebut telah mengalami akses internet tanpa batas dan banyak yang telah “melahap pornografi”.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Tag Terpopuler
Terpopuler






