Jumat, 15 Mei 2026

Dubes Ukraina Yakin Rusia Tak Mampu Pakai Senjata Nuklir

Penulis : Grace El Dora
21 Nov 2024 | 09:07 WIB
BAGIKAN
Duta Besar (Dubes) Ukraina untuk Indonesia Vasyl Hamianin pada acara peringatan 1.000 hari sserangan Rusia ke Ukraina di Jakarta, Rabu (20/11/2024). (Foto: ANTARA/Asri Mayang Sari)
Duta Besar (Dubes) Ukraina untuk Indonesia Vasyl Hamianin pada acara peringatan 1.000 hari sserangan Rusia ke Ukraina di Jakarta, Rabu (20/11/2024). (Foto: ANTARA/Asri Mayang Sari)

JAKARTA, investor.id – Duta Besar (Dubes) Ukraina untuk Indonesia Vasyl Hamianin yakin Federasi Rusia tidak mampu menggunakan senjata nuklir.

"Mereka (Rusia) tidak memiliki kemampuan ini (nuklir, red)," kata Hamianin pada acara peringatan 1.000 hari serangan Rusia ke Ukraina di Jakarta pada Rabu (20/11/2024).

Hal itu disampaikan Hamianin untuk menanggapi pernyataan Rusia yang bakal merespons penggunaan rudal balistik Army Tactical Missile System (ATACMS) milik Amerika Serikat (AS) oleh Ukraina di Wilayah Bryansk, Rusia pada Selasa (19/11/2024).

ADVERTISEMENT

Hamianin menilai terdapat beberapa alasan Rusia tidak akan menggunakan senjata nuklir dalam menghadapi Ukraina. Pertama, katanya, Rusia tidak memiliki kemampuan untuk menggunakan senjata nuklir dan alasan kedua mitra dekat Rusia termasuk China tidak akan mengizinkan Rusia menggunakan senjata nuklir.

Menurutnya, mitra dekat Federasi Rusia, seperti China, tidak akan mengizinkan mereka menggunakan senjata nuklir karena jika China memutuskan untuk menghentikan bantuan ke Rusia, maka perang akan berakhir.

Dubes Ukraina Yakin Rusia Tak Mampu Pakai Senjata Nuklir
Foto yang ditampilkan pada acara peringatan 1.000 hari serangan Rusia ke Ukraina di Jakarta, Rabu (20/11/2024). (Foto: ANTARA/Asri Mayang Sari)

"Jadi, jika Rusia berpikir untuk menggunakan senjata nuklir, maka China tidak akan berhenti di titik itu, dari banyaknya pembelian minyak, bantuan atau dukungan apa pun, sehingga itu akan menjadi akhir dari perang," jelasnya.

Ia kembali menegaskan Rusia tidak memiliki kemampuan teknis untuk menggunakan senjata nuklir. "Tidak ada kemampuan teknis. Mereka sudah kehilangannya seiring berjalannya waktu", ucap Hamianin.

Kedutaan Besar Ukraina di Jakarta mengelar acara peringatan 1.000 hari serangan Rusia ke Ukraina di Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta pada Rabu. Pihaknya memperlihatkan beragam foto tentang situasi di Ukraina mulai hari pertama invasi hingga saat ini.

Adapula pemutaran film dokumenter yang melengkapi acara peringatan tersebut.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia