Jumat, 15 Mei 2026

China Berupaya Memulihkan Rute Penerbangan Langsung ke India

Penulis : Happy Amanda Amalia
21 Nov 2024 | 12:50 WIB
BAGIKAN
Menteri Luar Negeri China Wang Yi melambaikan tangan usai memberikan konferensi pers di sela Kongres Rakyat Nasional di Balai Besar Rakyat, Beijing, Kamis (07/03/2024). Wang membahas sejumlah hal, termasuk ketegangan hubungan bilateral dengan Amerika Serikat. (Investor Daily/AP Photo/Ng Han Guan)
Menteri Luar Negeri China Wang Yi melambaikan tangan usai memberikan konferensi pers di sela Kongres Rakyat Nasional di Balai Besar Rakyat, Beijing, Kamis (07/03/2024). Wang membahas sejumlah hal, termasuk ketegangan hubungan bilateral dengan Amerika Serikat. (Investor Daily/AP Photo/Ng Han Guan)

RIO DE JANEIRO, investor.id – Menteri Luar Negeri (Menlu) China Wang Yi mengatakan ingin memulihkan rute penerbangan langsung dengan India. Hal ini seiring dengan meredanya ketegangan antara kedua negara tetangga di kawasan Asia pasca perselisihan perbatasan selama empat tahun.

“Kita harus berusaha untuk membuat kemajuan nyata dalam dimulainya kembali penerbangan langsung, pengiriman jurnalis, dan fasilitasi visa sesegera mungkin,” ujar Wang saat bertemu dengan Menlu India S. Jaishankar, di Rio de Janeiro, di sela-sela kegiatan KTT G20 pada Senin (17/11/2024), mengutip dari Bloomberg.

Pernyataan Wang itu sekaligus menegaskan upaya terbaru untuk menormalkan hubungan bilateral, yang tegang akibat kebuntuan selama empat tahun atas perbatasan Himalaya yang disengketakan.

ADVERTISEMENT

Menurut catatan, pertempuran yang pecah pada Juni 2020 mengakibatkan tewasnya 20 tentara India dan sejumlah tentara China. Situasi ini memicu pengerahan militer di sepanjang perbatasan, penangguhan penerbangan langsung, dan persetujuan visa yang lebih lambat.

Tetapi, ketegangan tersebut diklaim mulai mereda saat pertemuan perdana Presiden CHina Xi Jinping dengan Perdana Menteri India Narendra Modi pada Oktober, dalam dua tahun terakhir, tidak lama setelah kedua negara mencapai kesepakatan untuk mengakhiri kebuntuan perbatasan. 

“Sebagai dua negara berkembang besar yang saling bertetangga, kepentingan bersama China dan India jauh lebih besar daripada perbedaan mereka. Kedua belah pihak harus melihat perkembangan satu sama lain sebagai sebuah peluang,” kata  Wang kepada Jaishankar.

Editor: Happy Amanda Amalia

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia