Jumat, 15 Mei 2026

Dunia Bereaksi Atas Surat Penangkapan PM Israel Benjamin Netanyahu

Penulis : Grace El Dora
25 Nov 2024 | 14:04 WIB
BAGIKAN
(kiri ke kanan) Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu, Menteri Pertahanan (Menhan) Yoav Gallant, dan Menteri Kabinet Benny Gantz berbicara dalam sebuah konferensi pers di pangkalan militer Kirya di Tel Aviv, Israel, pada Sabtu (28/10/2023). (Foto: Abir Sultan / Pool Photo via AP)
(kiri ke kanan) Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu, Menteri Pertahanan (Menhan) Yoav Gallant, dan Menteri Kabinet Benny Gantz berbicara dalam sebuah konferensi pers di pangkalan militer Kirya di Tel Aviv, Israel, pada Sabtu (28/10/2023). (Foto: Abir Sultan / Pool Photo via AP)

JAKARTA, investor.id – Konflik Israel dengan Palestina masih terus menyita perhatian dunia. Terutama ketika Mahkamah Pidana Internasional (ICC) pada Kamis (21/11/2024) mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu serta mantan menteri pertahanan Israel Yoav Gallant.

Perintah itu resmi dikeluarkan terhadap Netanyahu dan Gallant atas dugaan tindak kejahatan perang di Gaza. Kini, dunia bereaksi atas surat penangkapan PM Israel Benjamin Netanyahu.

Adapun surat perintah penangkapan dari ICC juga berisi penolakan argumen Israel. Sebelumnya, Israel menyatakan pengadilan yang bermarkas di Den Haag, Belanda itu tidak memiliki yurisdiksi untuk memerintahkan penangkapan Netanyahu dan Gallant.

ADVERTISEMENT

Keputusan ICC ini dinilai sebagai terobosan bersejarah di tengah konflik Palestina-Israel yang hingga kini masih berlangsung.

Berikut ini respons dunia soal surat perintah penangkapan oleh ICC:

Indonesia

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyatakan dukungan untuk surat perintah penangkapan ICC terhadap Benjamin Netanyahu dan Yoav Gallant. Pihaknya mengatakan, keputusan ICC itu adalah langkah besar untuk mewujudkan keadilan terkait kejahatan terhadap kemanusiaan dan kejahatan perang di Palestina.

Indonesia juga menegaskan kembali dukungannya bagi semua inisiatif yang bertujuan untuk memastikan pertanggungjawaban atas kejahatan yang dilakukan oleh Israel, termasuk yang ditempuh melalui ICC.

Langkah tersebut dinilai penting untuk mengakhiri agresi Israel dan memajukan pembentukan Negara Palestina yang sesuai dengan prinsip-prinsip Solusi Dua Negara.

OKI

Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) menyambut putusan ICC. Organisasi ini menilai pengajuan surat penangkapan pejabat tinggi Israel sebagai langkah penting untuk mengakhiri impunitas selama puluhan tahun yang dinikmati oleh para pejabat Israel. "Memulihkan kepercayaan pada keadilan dan akuntabilitas internasional," tulisnya dalam pernyataan resmi, seperti dikutip Antara, Senin (25/11/2024).

OKI memberi penekanan, keputusan tersebut akan menunjukkan kemenangan bagi legitimasi internasional dan aturan hukum. Untuk itu, pihaknya menyerukan masyarakat internasional, terutama negara anggota Statuta Roma untuk menghormati dan melaksanakan keputusan penting itu.

OKI juga mendesak Mahkamah Internasional (ICJ) untuk mempercepat keputusannya atas tindakan genosida Israel terhadap rakyat Palestina. Melihat krisis kemanusiaan yang masih terjadi, OKI meminta Dewan Keamanan PBB untuk mengambil tindakan segera dan efektif dalam menegakkan resolusinya.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 7 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 18 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 22 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia