Koper Misterius Kanselir Jerman Jadi Sorotan karena Tak Dibawa Ajudan
KYIV, investor.id – Koper misterius Kanselir Jerman Olaf Scholz menjadi sorotan, setibanya di stasiun kereta Kyiv di Ukraina. Pasalnya, koper berwarna perak tersebut dibawa sendiri oleh Scholz dan tidak dibawakan oleh ajudannya.
Peristiwa ini menarik perhatian publik di awal pekan, karena tampak berbeda dari kebanyakan pemimpin dunia.
Umumnya, para pemimpin negara dibantu oleh asisten atau pengawal dan biasanya tidak membawa barang apapun. Namun dengan perlakuan khusus Olaf Scholz yang membawa sebuah koper, Kanselir Jerman itu memicu berbagai spekulasi di media sosial.
Beberapa warganet berspekulasi koper misterius Kanselir Jerman tersebut berisi hal-hal sederhana seperti termos kopi dan roti lapis. Ada juga yang bercanda Olaf Scholz datang untuk mengambil sesuatu dari Ukraina.
Namun, teori paling populer adalah yang mengatakan Scholz membawa paket bantuan senjata terbaru senilai US$ 684 juta dalam koper.
Selain itu, beberapa orang mengaitkan koper misterius Kanselir Jerman ini dengan sebuah tas kulit yang disebut-sebut pernah dibeli Scholz saat memulai kariernya di bidang hukum sekitar 40 tahun lalu. Tas itu dianggap simbol kesetiaan dan profesionalisme para pemimpin Jerman.
Namun, koper misterius Kanselir Jerman tersebut akhirnya terjawab dalam konferensi pers bersama antara Scholz dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di Kyiv. Saat seorang reporter bertanya mengenai isi koper misterius Kanselir Jerman tersebut, Scholz menjawab, isinya barang-barang penting untuk perjalanan.
“Pakaian yang sudah dicuci, dan barang-barang penting lainnya,” jawabnya.
Kunjungan ini merupakan yang kedua bagi Kanselir Scholz ke Ukraina sejak konflik dengan Rusia pecah. Kunjungan dengan membawa koper misterius Kanselir Jerman yang membikin penasaran publik tersebut dilakukan di tengah situasi kritis, setelah tentara Ukraina terus kehilangan posisi di medan perang.
Kekhawatiran lain juga muncul terkait kemungkinan pemerintah Amerika Serikat (AS) menghentikan bantuan militer setelah Donald Trump terpilih kembali sebagai presiden.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now



