Jumat, 15 Mei 2026

KBRI Damaskus Lapor 37 WNI Berhasil Dievakuasi dari Suriah

Penulis : Grace El Dora
11 Des 2024 | 20:26 WIB
BAGIKAN
KBRI Damaskus mengevakuasi 37 warga negara Indonesia (WNI) dari Suriah menyusul terjadinya pergantian kekuasaan di negara itu. (Foto: ANTARA/ HO-KBRI Damaskus)
KBRI Damaskus mengevakuasi 37 warga negara Indonesia (WNI) dari Suriah menyusul terjadinya pergantian kekuasaan di negara itu. (Foto: ANTARA/ HO-KBRI Damaskus)

JAKARTA, investor.id – Kedutaan Besar RI (KBRI) di Damaskus melaporkan sebanyak 37 warga negara Indonesia (WNI) berhasil dievakuasi dari Suriah. Pemulangan WNI dari Suriah menyusul terjadinya pergantian kekuasaan di negara itu.

"KBRI Damaskus evakuasi 37 WNI dari Suriah," kata keterangan di akun media sosial resmi KBRI Damaskus di media sosial Instagram dengan akun resmi @indonesiaindamascus pada Selasa (10/12/2024) waktu setempat.

Menurut laporan tersebut, KBRI Damaskus melaksanakan evakuasi gelombang pertama dari Suriah tersebut sebagai bagian dari upaya perlindungan terhadap WNI dalam situasi di Suriah saat ini.

ADVERTISEMENT

Evakuasi WNI dilakukan pada 10 Desember pukul 14.00 waktu Suriah. Rombongan akan singgah di Beirut sebelum melanjutkan penerbangan ke Indonesia pada Rabu (11/12/2024) waktu setempat, mengutip keterangan tersebut.

Rombongan tersebut dijadwalkan akan tiba di Jakarta pada Kamis (12/12/2024), kata keterangan itu.

Ketika melempas rombongan, Duta Besar (Dubes) RI untuk Suriah Wajid Fauzi mendoakan agar perjalanan rombongan berjalan lancar dan tiba di Tanah Air dengan selamat.

Sebelumnya pada Minggu (8/12/2024) waktu setempat, KBRI Damaskus memastikan semua WNI di Suriah, yang jumlahnya tercatat 1.162 orang, berada dalam kondisi aman di tengah eskalasi perang saudara yang mencapai Ibu Kota Suriah.

"Dilaporkan bahwa seluruh WNI di Suriah dalam keadaan aman," demikian pernyataan KBRI Damaskus yang disiarkan melalui sosial media Instagram sebagaimana dipantau di Jakarta, Minggu.

Dubes Wajid Fauzi juga mengatakan situasi di Suriah saat ini telah berjalan normal. Hal ini disampaikannya dalam sebuah acara diskusi yang dipantau secara daring hari ini.

"Saya berkeliling kota, melihat jalanan di Kota Damaskus. Saya bisa katakan bahwa 98 persen kehidupan masyarakat sudah normal. Toko-toko sudah buka, transportasi umum sudah mulai berjalan dan masyarakat sudah keluar bebas, tidak ada hambatan apa-apa," demikian kata Dubes RI untuk Suriah tersebut.

Dia juga memastikan, sampai saat ini WNI di Suriah dalam keadaan aman tanpa ada laporan dampak apapun dari peristiwa di Suriah.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Market 20 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 22 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia