Jumat, 15 Mei 2026

RI-Jepang Sepakati Kerja Sama Pengadaan Benih Stroberi Bebas Virus

Penulis : Grace El Dora
18 Des 2024 | 13:41 WIB
BAGIKAN
Penandatanganan kerja sama pengadaan benih stroberi bebas virus antara pemerintah Indonesia dan Jepang di Tokyo, Senin (16/12/2024). (Foto: KBRI Tokyo)
Penandatanganan kerja sama pengadaan benih stroberi bebas virus antara pemerintah Indonesia dan Jepang di Tokyo, Senin (16/12/2024). (Foto: KBRI Tokyo)

TOKYO, investor.id – Indonesia dan Jepang menyepakati kerja sama pengadaan dan pengembangan benih stroberi bebas virus. Kerja sama RI-Jepang ini akan mendukung pertanian berkelanjutan dan meningkatkan produktivitas sektor hortikultura di dalam negeri.

Kerja sama tersebut tertuang dalam dokumen SDGs Business Verification Survey with The Private Sector for Developing and Using Virus-Free Seedling Toward to Revitalization of Agriculture Sector in Indonesia.

Dokumen ini ditandatangani oleh Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian, bekerja sama dengan Badan Kerja Sama Internasional Jepang (JICA) Kyushu di Tokyo, Jepang.

ADVERTISEMENT

“Kerja sama ini mencerminkan komitmen bersama untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan mempererat hubungan bilateral antara kedua negara,” ucap Duta Besar (Dubes) RI untuk Jepang Heri Akhmadi dalam keterangannya yang diterima Rabu (18/12/2024).

Penandatanganan ini dihadiri oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Hortikultura Kementerian Pertanian Muhammad Taufiq Ratule (secara daring), Koordinator Fungsi Ekonomi KBRI Tokyo Sunan Jaya Rustam, Atase Pertanian Muhammad Muharram Hidayat, serta Direktur sekaligus Ketua Kinouchi-Farm Co., Ltd Hitoshi Kinouchi.

"Penandatanganan dokumen kerja sama ini adalah bukti nyata kemitraan strategis Indonesia dan Jepang dalam mendukung sektor pertanian yang berkelanjutan. Hal ini sejalan dengan upaya global mencapai Sustainable Development Goals (SDGs),” terang Heri.

Sementara itu, Dirjen Hortikultura Muhammad Taufiq Ratule mengatakan kerja sama tersebut menandai era baru bagi sektor hortikultura Indonesia dan pengembangan pertanian berkelanjutan.

Sektor Utama

Taufiq pun menegaskan sektor pertanian adalah sektor utama di Indonesia. Namun, hingga saat ini berbagai tantangan seperti penyakit tanaman dan kebutuhan akan benih unggul terus dihadapi oleh Indonesia.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 2 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 2 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 3 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 3 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 4 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia