Jumat, 15 Mei 2026

Pakistan Klaim Telah Eliminasi Teroris dengan Serangan Udara di Afghanistan

Penulis : Grace El Dora
26 Des 2024 | 22:35 WIB
BAGIKAN
Pejabat keamanan Pakistan memeriksa lokasi ledakan bom dekat mobil polisi di Western Bypass, Quetta, Pakistan pada Rabu (25/12/2024). Pejabat polisi mengatakan ledakan itu terjadi di dekat mobil patroli polisi wilayah Burori. (Foto: EPA)
Pejabat keamanan Pakistan memeriksa lokasi ledakan bom dekat mobil polisi di Western Bypass, Quetta, Pakistan pada Rabu (25/12/2024). Pejabat polisi mengatakan ledakan itu terjadi di dekat mobil patroli polisi wilayah Burori. (Foto: EPA)

ISLAMABAD, investor.id – Pakistan melontarkan klaim pihaknya telah mengeliminasi melakukan serangan udara di wilayah Afghanistan yang menewaskan sejumlah "teroris".

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Pakistan Mumtaz Zahra Baloch mengatakan kepada wartawan di ibu kota Islamabad, pasukan keamanan Pakistan melakukan "operasi" berdasarkan bukti yang kuat.

"Operasi berbasis intelijen ini dilakukan oleh Pakistan di daerah perbatasan Afghanistan," terang Baloch, lapor Anadolu, Kamis (26/12/2024). Ia menyampaikan operasi tersebut dilakukan berdasarkan ancaman terhadap keamanan warga Pakistan.

ADVERTISEMENT

Pemerintahan sementara Taliban di Kabul pada Selasa (23/12/2024) malam mengeklaim militer Pakistan melakukan serangan udara. Ia merupakan aksi lintas perbatasan kedua oleh Islamabad sejak Maret 2024 di Distrik Barmal, Provinsi Paktika, Afghanistan timur.

Pada Rabu (24/12/2024), Wakil Juru Bicara pemerintahan Taliban Mullah Hamdullah Fitrat menyebutkan serangan oleh jet tempur Pakistan menewaskan 46 orang termasuk perempuan dan anak-anak, serta melukai enam lainnya. Ia juga melaporkan sejumlah rumah hancur.

Namun, Baloch membantah laporan yang menyebutkan serangan Pakistan menargetkan perempuan dan anak-anak.

Pihak Kabul mengajukan protes resmi kepada Islamabad dengan memanggil kuasa usaha Pakistan di Afghanistan. Pemerintah Pakistan telah lama menuduh Kabul gagal menindak militan Tehrik-e-Taliban Pakistan (TTP) yang diduga beroperasi dari wilayah Afghanistan. Kabul membantah tuduhan tersebut.

TTP telah melakukan serangkaian serangan mematikan terhadap pasukan keamanan Pakistan, terutama di wilayah perbatasan, dalam beberapa bulan terakhir.

Menyusul serangan udara tersebut, Kementerian Pertahanan sementara Taliban di Kabul menyatakan pemerintahan mereka “tidak akan membiarkan tindakan pengecut ini tanpa balasan".

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 44 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 46 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia