Jumat, 15 Mei 2026

Intelijen Korsel Konfirmasi Penangkapan Tentara Korut yang Direkrut Rusia

Penulis : Grace El Dora
27 Des 2024 | 11:11 WIB
BAGIKAN
Seorang tersangka tentara Korea Utara yang dilaporkan ditangkap oleh militer Ukraina terlihat dalam foto yang tidak bertanggal ini yang diambil dari aplikasi perpesanan Telegram. (Foto: Yonhap)
Seorang tersangka tentara Korea Utara yang dilaporkan ditangkap oleh militer Ukraina terlihat dalam foto yang tidak bertanggal ini yang diambil dari aplikasi perpesanan Telegram. (Foto: Yonhap)

SEOUL, investor.id – Badan mata-mata atau intelijen Korea Selatan (Korsel) pada Jumat (27/12/2024) mengonfirmasi penangkapan tentara Korea Utara (Korut) yang direkrut Rusia. Tentara Korut yang terluka itu ditangkap oleh militer Ukraina.

Sebelumnya telah beredar laporan berita tentang pasukan operasi khusus Ukraina yang menangkap seorang pejuang Korut dalam kejadian pertama yang dilaporkan.

"Melalui pembagian informasi waktu nyata dengan organisasi intelijen negara sahabat, (kami) mengonfirmasi penangkapan seorang tentara Korea Utara yang terluka dan berencana untuk memeriksa secara menyeluruh perkembangan selanjutnya," ungkap Badan Intelijen Nasional Korsel dalam rilis singkat yang dikutip kantor berita Korsel Yonhap, Jumat.

ADVERTISEMENT

Konfirmasi tersebut muncul saat outlet berita Ukraina yang berfokus pada militer, Militarnyi, pada Kamis (26/12/2024) melaporkan pasukan Ukraina menangkap tentara tersebut selama operasi di wilayah garis depan barat Rusia, Kursk, tanpa menyebutkan kapan insiden itu terjadi.

Sebuah foto tentara Korut yang diduga ditangkap, yang tampaknya mengalami luka-luka, beredar di aplikasi perpesanan Telegram. Rincian kondisi dan status tentara tersebut masih belum diketahui.

Jika terkonfirmasi, ini akan menandai pertama kalinya Ukraina menangkap seorang tentara Korut yang terlibat dalam pertempuran, menurut laporan Militarnyi.

Sekitar 11.000 tentara Korea Utara telah dikirim ke Rusia sejauh ini, dengan tanda-tanda persiapan untuk pengerahan pasukan dan peralatan militer lebih lanjut, menurut pejabat Korea Selatan.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan awal minggu ini bahwa Korea Utara telah menderita lebih dari 3.000 korban di wilayah Kursk.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia