Jumat, 15 Mei 2026

Indonesia Kirim Dua Pesawat Bawa 50,5 Ton Bantuan Korban Gempa Vanuatu

Penulis : Grace El Dora
27 Des 2024 | 19:15 WIB
BAGIKAN
Petugas menyiapkan bantuan logistik dari Pemerintah Indonesia untuk penanganan dampak bencana gempa bumi yang melanda Vanuatu di Base Ops SUMA 1 Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (27/12/2024). (Foto: ANTARA/ M Riezko Bima Elko Prasetyo)
Petugas menyiapkan bantuan logistik dari Pemerintah Indonesia untuk penanganan dampak bencana gempa bumi yang melanda Vanuatu di Base Ops SUMA 1 Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (27/12/2024). (Foto: ANTARA/ M Riezko Bima Elko Prasetyo)

JAKARTA, investor.id – Indonesia kirim bantuan untuk penanganan dampak bencana gempa bumi yang melanda sejumlah daerah di Vanuatu menggunakan dua unit pesawat udara. Pengiriman tersebut mencakup 50,5 ton bantuan yang akan diberikan kepada korban gempa Vanuatu.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, dan Menteri Luar Negeri Sugiono diagendakan turut melepas keberangkatan pesawat pengangkut bantuan itu di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (27/12/2024) pukul 17.00 WIB.

Pantauan di Base Ops SUMA 1 Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma tampak petugas otoritas mengemas setidaknya dua kontainer bantuan berisi obat-obatan, peralatan medis, antibakteri, makanan, hingga logistik pengungsian.

ADVERTISEMENT

Seluruhnya ditempel stiker bantuan kemanusiaan dari pemerintah Indonesia untuk Vanuatu ke dalam bagasi Pesawat Garuda Indonesia bernomor PK-GFM dan BBN Airline Indonesia PK-BBN.

Data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat belasan jenis bantuan dari Indonesia itu memiliki bobot seberat 50,5 ton dengan nilai Rp 11.753.262.314 atau setara dengan US$ 726.904.

Selain bantuan logistik, Indonesia juga memberangkatkan 15 anggota paramedis yang terdiri atas lima dokter spesialis (bedah, ortopedi, penyakit dalam, anastesi, dan emergensi medis), tiga dokter umum, lima perawat, satu orang apoteker, dan satu orang ahli bidang logistik.

Pesawat diberangkatkan dengan rute Jakarta langsung menuju ke Jayapura untuk kemudian sampai di Port Vila, Vanuatu, selanjutnya kembali ke Jakarta melalui transit dari Bandara Internasional Fiji.

Pada Selasa (17/12/2024) terjadi gempa bumi di Vanuatu, sebuah negara kepulauan Pasifik. Bencana ini mengakibatkan 80.000 jiwa terdampak, termasuk 14.104 anak dan 769 penyandang disabilitas.

Sebanyak 18 orang meninggal dunia, 200 mengalami luka-luka, dan 947 orang mengungsi ke gereja serta rumah penduduk di Manples, Britano, Kaweriki, dan Kona. Status darurat di negara tersebut berlaku sejak 17-24 Desember 2024.

Pemerintah Indonesia berharap melalui pemberian bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat Vanuatu sekaligus mempererat hubungan bilateral di kawasan Pasifik. Hal ini sebagaimana disampaikan Kepala BNPB Suharyanto dalam rapat koordinasi tingkat menteri di Jakarta, Senin (23/12/2024).

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia