Jumat, 15 Mei 2026

Jumlah Korban Gempa Maut di Tibet, China Sementara Terhitung 126 Jiwa

Penulis : Grace El Dora
8 Jan 2025 | 11:34 WIB
BAGIKAN
Tim penyelamat berupaya mencari korban di reruntuhan rumah setelah gempa bumi di Kota Shigatse, Daerah Otonomi Tibet, China, Selasa (7/1/2025). Menurut laporan televisi pemerintah China CCTV, sedikitnya 126 orang tewas akibat gempa berkekuatan Magnitudo (M) 6,8 yang berpusat sekitar 80 kilometer di utara Gunung Everest, di mana getaran gempa juga mengguncang hingga ke Nepal, Bhutan, dan India. (Foto: ANTARA FOTO/ Tibet Fire and Rescue/ REUTERS/ Spt)
Tim penyelamat berupaya mencari korban di reruntuhan rumah setelah gempa bumi di Kota Shigatse, Daerah Otonomi Tibet, China, Selasa (7/1/2025). Menurut laporan televisi pemerintah China CCTV, sedikitnya 126 orang tewas akibat gempa berkekuatan Magnitudo (M) 6,8 yang berpusat sekitar 80 kilometer di utara Gunung Everest, di mana getaran gempa juga mengguncang hingga ke Nepal, Bhutan, dan India. (Foto: ANTARA FOTO/ Tibet Fire and Rescue/ REUTERS/ Spt)

ISTANBUL, investor.id – Jumlah korban tewas akibat gempa maut berkekuatan Magnitudo 6,8 yang mengguncang wilayah Tibet, selatan China pada Selasa (7/1/2025) sementara ini terhitung 126 jiwa. Laporan media pemerintah juga menyebutkan setidaknya 188 orang lainnya terluka.

Seperti dikutip kantor berita Xinhua, tim penyelamat menghadapi kondisi suhu yang membeku saat mencari korban selamat di antara reruntuhan.

Laporan tersebut menyebutkan gempa maut itu telah mengguncang Xigaze di Daerah Otonomi Xizang, yang merupakan nama lokal untuk Tibet. Bencana terjadi pada pukul 09.05 pagi waktu setempat (atau 08.05 WIB) pada kedalaman 10 kilometer (km).

ADVERTISEMENT

Para pejabat pemerintah setempat langsung menghubungi berbagai kota untuk menilai dampak gempa. Di saat yang sama, militer China mengirimkan pesawat nirawak (drone) guna menyurvei episentrum gempa.

Video dan gambar yang keluar dari Tibet menunjukkan rumah-rumah yang rusak akibat lumpur akibat gempa, sementara petugas penyelamat sedang mencari orang-orang yang terjebak.

Secara terpisah, Survei Geologi Amerika Serikat (AS) mencatat besarnya gempa adalah Magnitudo 7,1.

Presiden China Xi Jinping telah memerintahkan pihak berwenang untuk melakukan upaya penyelamatan yang "menyeluruh" dalam rangka mencari dan menyelamatkan orang-orang yang terjebak.

Tentara Pembebasan Rakyat telah menyiapkan rencana darurat bantuan bencana termasuk transportasi, pesawat medis, helikopter, dan pasukan darat untuk membantu operasi bantuan.

Gempa bumi juga terasa di Nepal, Bhutan, sementara India merasakan getaran tanpa adanya laporan kerusakan.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia