Jumat, 15 Mei 2026

Tentara Korut yang Ditangkap Ingin Tetap Tinggal di Ukraina

Penulis : Grace El Dora
13 Jan 2025 | 16:27 WIB
BAGIKAN
Seorang tentara yang terluka, diduga warga Korea Utara dan ditangkap oleh pasukan Ukraina, terlihat dalam foto yang diunggah di akun platform X resmi Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pada 11 Januari 2025. (Foto: Yonhap)
Seorang tentara yang terluka, diduga warga Korea Utara dan ditangkap oleh pasukan Ukraina, terlihat dalam foto yang diunggah di akun platform X resmi Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pada 11 Januari 2025. (Foto: Yonhap)

SEOUL, investor.id – Pemerintah Ukraina telah merilis video langka dari dua tentara Korea Utara (Korut) yang ditangkap dan sedang diinterogasi. Salah satu dari mereka mengatakan dirinya ingin tetap tinggal di Ukraina, ketika ditanya apakah ia ingin pulang.

Tentara yang tangannya diperban itu menyampaikan pernyataan tersebut dalam rekaman berdurasi hampir tiga menit yang dirilis oleh Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky lewat platform X pada Minggu (12/1/2025). Video ini dirilis sehari setelah ia mengumumkan penangkapan kedua warga Korut tersebut di wilayah Kursk, Rusia bagian barat.

Selama interogasi, tentara tersebut bertanya dalam bahasa Korea apakah semua orang Ukraina adalah orang baik. Seorang penerjemah menjawab, Ukraina adalah tempat yang baik untuk ditinggali.

ADVERTISEMENT

"Saya ingin tinggal di sini," ucap tentara tersebut, yang sedang berbaring di tempat tidur, setelah jeda singkat seperti dikutip kantor berita Yonhap, Senin (13/1/2025).

Prajurit itu mengatakan dia akan pulang jika diminta, tetapi mengangguk ketika ditanya apakah dia akan tinggal di Ukraina jika diminta.

Prajurit itu juga menyatakan dirinya tidak tahu dirinya dikerahkan untuk berperang melawan Ukraina, menoleh ke kiri dan kanan ketika ditanya apakah dia tahu dirinya sedang berperang melawan Ukraina.

Ketika ditanya apa yang dikatakan komandannya, dia menjawab. "(Mereka) mengatakan kami akan berlatih seperti pertempuran sebenarnya," ungkap tentara itu dalam video. Dia mengatakan, dirinya telah berada di garis depan sejak 3 Januari 2025 dan bersembunyi di galian.

"Setelah melihat rekan-rekan saya tewas, saya bersembunyi di galian, dan saya terluka pada 5 Januari," kata prajurit itu. Tahanan kedua memiliki perban di rahangnya dan tampaknya tidak dapat berbicara dengan baik.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 3 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia