Jumat, 15 Mei 2026

Biden Pernah Desak PM Israel untuk Tidak Mengebom Seluruh Gaza

Penulis : Grace El Dora
17 Jan 2025 | 19:52 WIB
BAGIKAN
Presiden Amerika Serikat Joe Biden (kiri) dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu (kanan) bertemu di Tel Aviv, Israel pada 18 Oktober 2023. Joe Biden mengatakan sekitar 15 bulan yang lalu ia pernah mendesak PM Israel Netanyahu untuk tidak mengebom seluruh Gaza. (Foto: ANTARA/Anadolu Agency)
Presiden Amerika Serikat Joe Biden (kiri) dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu (kanan) bertemu di Tel Aviv, Israel pada 18 Oktober 2023. Joe Biden mengatakan sekitar 15 bulan yang lalu ia pernah mendesak PM Israel Netanyahu untuk tidak mengebom seluruh Gaza. (Foto: ANTARA/Anadolu Agency)

ISTANBUL, investor.id – Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengatakan sekitar 15 bulan yang lalu ia pernah mendesak Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu untuk menghindari pemboman besar-besaran terhadap warga sipil di Gaza.

"Anda tidak bisa mengebom seluruh komunitas ini," tutur Biden kepada kepala otoritas itu dalam percakapan singkat setelah perang Gaza meletus pada Oktober 2023, menurut klaim Biden seperti dikutip Anadolu, Jumat (17/1/2025).

Menurut Biden, Netanyahu mengatakan pada Perang Dunia II AS membom Berlin dan menjatuhkan senjata nuklir. Hal ini disampaikan Biden dalam wawancara dengan MSNBC, Kamis (16/1/2025).

ADVERTISEMENT

“Itulah mengapa kami mendirikan PBB,” kenang Biden saat menanggapi Netanyahu seperti dikutip Anadolu, Jumat (17/1/2025).

"Dan dia (Netanyahu) membuat argumen yang sah, cara pandangnya, dan berkata, 'Lihat, ini adalah orang-orang yang membunuh rakyat saya'," tambah Biden. Pernyataan ini disampaikannya kepada pers saat berpidato sebelum meninggalkan Gedung Putih pada Senin (13/1/2025).

Biden telah banyak dikritik karena AS tidak memberikan lebih banyak tekanan pada Netanyahu untuk menghentikan atau mengekang serangan mematikan Israel di Jalur Gaza.

Sejak Oktober 2023, serangan rezim Zionis telah menewaskan hampir 47.000 orang dan melukai lebih dari 110.000 orang. Kebanyakan dari mereka adalah wanita dan anak-anak.

Serangan Israel, yang telah membuat sebagian besar Gaza tidak dapat dihuni, juga sering menghantam sekolah, masjid dan gereja, dan rumah sakit.

"Saya pikir dia (Netanyahu) berada dalam posisi di mana, bahkan sekarang, dibutuhkan banyak keberanian untuk menghadapi koalisi yang dimilikinya, karena mereka dapat memilihnya keluar dari jabatan besok," kata Biden tentang Netanyahu.

Seperti diketahui, Netanyahu memerintah Israel dengan mayoritas keunggulan tipis dari perolehan suara koalisi sejumlah partai.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia