Observatorium Astronomi China Laporkan Penemuan Komet Baru
BEIJING, investor.id – Baru-baru ini observatorium astronomi China melaporkan penemuan komet baru. Benda langit ini diketahui ditemukan oleh observatorium China sebagai sebuah komet baru oleh Persatuan Astronomi Internasional (International Astronomical Union/ IAU).
Para astronom di Observatorium Gunung Ungu (Purple Mountain Observatory) yang berada di bawah naungan Akademi Ilmu Pengetahuan China (Chinese Academy of Sciences/ CAS) pertama kali melihat komet tersebut pada 5 Januari 2025.
Pusat Planet Minor IAU mengonfirmasi penemuan tersebut pada Kamis (16/1/2025) dan menamai objek tersebut C/2025 A3 (Tsuchinshan).
Ini menandai penemuan komet kesembilan yang dilakukan oleh observatorium astronomi yang terletak di Nanjing, ibu kota Provinsi Jiangsu, China timur.
Jarak terdekat antara komet dan Matahari adalah 5,7 unit astronomi (astronomical unit/ AU), sedangkan jarak terjauhnya adalah 14,9 AU. Satu AU adalah jarak dari Matahari ke Bumi hampir mencapai 150 juta kilometer.
C/2025 A3 mengorbit di antara Jupiter dan Neptunus, dengan periode orbit lebih dari 33 tahun.
Komet ini diperkirakan akan mencapai perihelion, titik terdekatnya dengan Matahari, pada Mei 2026. Terlepas dari perkiraan tersebut, orbit komet ini akan tetap berada di luar orbit Jupiter, kata observatorium tersebut di akun WeChat mereka.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler

