Trump Akan Terapkan Sanksi Rusia Jika Tak Akhiri Perang, Berikut Pandangannya
Mengenai apakah ia akan terus mengirimkan senjata ke Ukraina, Trump mengatakan pemerintahannya akan mengkaji hal itu.
“Kami sedang berbicara dengan (Presiden Ukraina Volodymyr) Zelensky. Kami akan segera berbicara dengan Presiden Putin, dan kita lihat bagaimana semuanya berkembang. Satu hal yang saya rasa pasti adalah Uni Eropa (UE) seharusnya membayar lebih banyak dari yang mereka bayarkan saat ini,” kata dia.
Sebelumnya, Trump telah berjanji akan mengakhiri perang di Ukraina. Ia juga mengatakan akan mengadakan pembicaraan dengan Putin dan Zelensky, meskipun ia belum memberikan jadwal atau rincian lebih lanjut.
“Presiden Zelensky ingin perdamaian. Ia telah menyatakan hal itu dengan sangat tegas kepada saya. Namun, perdamaian membutuhkan dua pihak untuk mencapai kesepakatan, 'it takes two to tango',” katanya di Gedung Putih, mengindikasikan kedua belah pihak harus sama-sama bergerak.
Saat ditanya kapan ia akan bertemu dengan Putin, Trump menjawab singkat.
“Kapan pun mereka mau, saya siap. Jutaan orang telah tewas. Situasi ini sangat kejam. Pembunuhan besar sekarang terjadi di garis depan perang. Tanahnya sangat datar dan satu-satunya yang bisa menghentikan peluru adalah tubuh manusia, termasuk tentara muda. Rusia telah kehilangan sekitar 800.000 tentara. Ukraina kehilangan sekitar 600.000 hingga 700.000 tentara. Saya pikir angka itu sebenarnya lebih rendah dari yang mereka laporkan,” ujarnya, sambil menuduh AS sebelumnya telah meremehkan jumlah korban tewas, seperti dikutip Anadolu, Kamis.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






