Jumat, 15 Mei 2026

PBB Simpulkan Situasi di Tepi Barat Memburuk Akibat Israel

Penulis : Grace El Dora
25 Jan 2025 | 10:02 WIB
BAGIKAN
Tentara Israel hancurkan rumah baru warga Palestina di Tepi Barat, menggunakan dalih tidak memiliki izin pembangunan untuk menghancurkan rumah-rumah Palestina di Tepi Barat. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Rabu (27/11/2024) telah berkomunikasi dengan semua pihak yang terlibat dalam negosiasi gencatan senjata di Jalur Gaza. (Foto: ANTARA/Anadolu/py)
Tentara Israel hancurkan rumah baru warga Palestina di Tepi Barat, menggunakan dalih tidak memiliki izin pembangunan untuk menghancurkan rumah-rumah Palestina di Tepi Barat. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Rabu (27/11/2024) telah berkomunikasi dengan semua pihak yang terlibat dalam negosiasi gencatan senjata di Jalur Gaza. (Foto: ANTARA/Anadolu/py)

WASHINGTON, investor.id – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyimpulkan, situasi di Tepi Barat memburuk akibat Israel. Wakil juru bicara PBB Farhan Haq memperingatkan tentang memburuknya situasi wilayah yang diduduki Israel.

Pihaknya juga meminta Israel agar melindungi warga Palestina, dalam konferensi pers Jumat (24/1/2025).

Haq mengatakan operasi oleh pasukan Israel yang sedang berlangsung di Jenin dan kamp pengungsian Jenin saat ini memasuki hari keempat, telah menyebar ke desa-desa terdekat.

ADVERTISEMENT

"Israel, sebagai kekuatan pendudukan, memiliki kewajiban hukum untuk melindungi warga Palestina dan menjaga ketertiban dan keamanan publik di Tepi Barat sesuai dengan hukum humaniter dan hak asasi manusia internasional," ucap Haq seperti dikutip Analodu, Sabtu (25/1/2025).

Di kamp pengungsian Jenin, diperkirakan ada 3.000 keluarga telah mengungsi selama dua bulan terakhir. Ini termasuk ratusan orang lainnya yang mengungsi dalam seminggu terakhir, tambah Haq.

Oleh karena itu, Haq mengatakan PBB telah mengoordinasikan evakuasi bagi warga sipil yang terjebak dan mereka yang terluka.

“(Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan/ OCHA) sekali lagi memperingatkan Israel menggunakan taktik mematikan seperti perang, meningkatkan kekhawatiran atas penggunaan kekuatan yang melampaui standar penegakan hukum," kata dia.

Mengutip data OCHA, sedikitnya 17 warga Palestina terluka dalam serangan pemukim Israel selama seminggu terakhir.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 5 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 9 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 47 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 51 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia