Markas Besar USAID Ditutup, Trump Akan Banyak Mengubah AS
WASHINGTON, investor.id – Kantor pusat Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (AS) alias USAID di Washington resmi ditutup pada Senin (3/2/2025) waktu setempat. Terkait hal ini, Presiden Amerika Donald Trump diperkirakan akan banyak mengubah AS.
Sebelumnya, Kepala Departemen Efisiensi Pemerintah (DOGE) Elon Musk yang mendukung Trump telah mengatakan presiden ke-47 AS itu telah memberi lampu hijau penutupan badan tersebut.
Menurut laporan RIA Novosti pada Selasa (4/2/2025), awak media berkumpul di dekat markas USAID yang hanya berjarak beberapa blok dari Gedung Putih. Mereka menunggu pidato dari anggota parlemen Partai Demokrat yang menentang penutupan badan yang pada tahun fiskal 2023 mengelola dana senilai lebih dari US$ 40 miliar tersebut.
Sejumlah pengunjuk rasa memegang poster bertuliskan, "Amerika, Serius? Diktator?" dan "Apa Selanjutnya?"
Sementara itu, para mantan karyawan USAID juga berkumpul di depan gedung sambil mempertanyakan nasib status pekerjaan mereka saat ini.
"Saya tidak percaya, kehidupan saya berbeda dari pekan lalu. Pagi ini saya melamar pekerjaan. Inilah hidup saya sekarang," salah satu karyawan USAID kepada RIA Novosti. Sejumlah media melansir pemerintahan Trump telah menempatkan puluhan petinggi USAID berstatus cuti setelah AS menghentikan bantuan ke negara-negara lain.
Sebelumnya, pada Minggu (2/2/2025) Musk menyebut USAID sebagai organisasi kriminal. “Sudah waktunya organisasi itu mati,” kata dia. Sementara itu, Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Marco Rubio pada Senin mengonfirmasi dirinya kini menjadi penjabat direktur USAID.
Rubio mengatakan USAID harus mengikuti arahan kebijakan Departemen Luar Negeri AS dan situasi saat ini tidak diartikan program-program mereka harus dihentikan, lapor Sputnik.
Perubahan Besar
Perubahan besar kemungkinan akan terjadi pada Badan Pembangunan Internasional AS, jika pemerintahan Trump berhasil. Presiden Trump pada Minggu mengatakan badan tersebut telah dijalankan oleh "sekelompok orang gila radikal" yang sedang ia upayakan untuk disingkirkan. Begitu mereka disingkirkan, kata dia, maka pihaknya akan membuat keputusan.
Situs web USAID menjadi gelap pada Sabtu (1/2/25025) dan tetap dalam status luring. Para pekerja diminta untuk tidak masuk kantor pada awal pekan ini.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






