Jumat, 15 Mei 2026

Ukraina Yakin Pasukan Korut Ditarik dari Garis Depan

Penulis : Grace El Dora
4 Feb 2025 | 15:56 WIB
BAGIKAN
Ukraina yakin pasukan Korea Utara (Korut) telah ditarik karena kerugian besar. (Foto: AFP)
Ukraina yakin pasukan Korea Utara (Korut) telah ditarik karena kerugian besar. (Foto: AFP)

KYIV, investor.id – Pemerintah Ukraina yakin tentara Korea Utara (Korut) yang bertempur bersama tentara Rusia telah "ditarik" di garis depan Kursk. Pasukan ini diyakini telah menderita kerugian besar, kata seorang juru bicara militer seperti dikutip AFP.

Badan intelijen gabungan Barat, Korea Selatan (Korsel), dan Ukraina mengatakan otoritas Korut mengerahkan lebih dari 10.000 tentara untuk mendukung pasukan Rusia yang bertempur di wilayah Kursk barat. Di wilayah ini, tentara Ukraina melancarkan serangan lintas perbatasan yang mengejutkan pada Agustus 2024.

Pemerintah Ukraina merebut puluhan permukiman perbatasan dalam operasi tersebut, menjadi pertama kalinya tentara asing menyeberang ke wilayah Rusia sejak Perang Dunia II. Kemunduran ini memalukan bagi Kremlin, kata mereka.

ADVERTISEMENT

Pihak Rusia berharap pasukan Korut seharusnya memperkuat tentara Rusia dan membantu mereka mengusir pasukan Ukraina. Namun sampai saat ini, pemerintah Rusia maupun Korut tidak pernah secara resmi mengonfirmasi pengerahan tersebut.

Hampir enam bulan kemudian setelah hadirnya tentara Korut di Ukraina, Ukraina masih menguasai sebagian besar wilayahnya. Presiden Volodymyr Zelensky menganggap ini sebagai alat tawar-menawar utama dalam negosiasi mendatang dengan Rusia.

"Selama tiga minggu terakhir, kami belum melihat atau mendeteksi adanya aktivitas atau bentrokan militer dengan Korea Utara," ucap juru bicara Pasukan Operasi Khusus Oleksandr Kindratenko kepada AFP.

"Kami yakin mereka telah ditarik karena kerugian besar yang ditimbulkan," imbuhnya. Pemerintah Ukraina sebelumnya mengatakan telah menangkap atau membunuh beberapa tentara Korut yang dikerahkan ke wilayah Kursk.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 2 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 2 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 3 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 3 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 4 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia