Badan Migrasi PBB Setop Operasional di Kongo karena Trump Tangguhkan USAID
PBB, investor.id – Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) terpaksa menghentikan operasionalnya di Republik Demokratik Kongo (DRC). IOM, bersama banyak mitra Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) lainnya ikut terdampak karena Presiden Amerika Serikat (AS) menangguhkan aktivitas Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat atau USAID.
Hal itu disampaikan oleh Wakil Kepala Misi Stabilisasi PBB di Kongo (MONUSCO) Vivian van de Perre pada Kamis (6/2/2025).
"Saya baru saja diberitahu banyak mitra, termasuk IOM yang merupakan mitra utama kami, harus berhenti bekerja akibat penghentian operasional USAID," jelas Perre dalam sesi pengarahan PBB saat dikonfirmasi akan dampak penghentian sementara aktivitas USAID, seperti dikutip Sputnik, Kamis.
Sebelumnya, Trump mengeluarkan perintah eksekutif yang menangguhkan seluruh bantuan luar negeri selama 90 hari sejak 20 Januari 2025. Ini menjadi bagian dari peninjauan kembali komitmen keuangan AS di luar negeri sesuai dengan kebijakan America First yang diusung pemerintahannya.
Pada Senin (3/2/2025), Trump menunjuk Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Marco Rubio sebagai kepala sementara USAID. Rubio kemudian memberi tahu Kongres AS, pihaknya sedang melakukan peninjauan terhadap aktivitas bantuan luar negeri USAID dengan kemungkinan reorganisasi.
Saat ini, situs resmi USAID mencantumkan seluruh pegawai tetap USAID akan ditempatkan dalam cuti administratif secara global mulai 7 Februari 2025. Ini kecuali mereka yang bertanggung jawab atas apa yang disebut Rubio sebagai "fungsi misi yang krusial, kepemimpinan inti, dan program yang ditunjuk secara khusus".
Miliarder dan pengusaha AS Elon Musk, yang memimpin Departemen Efisiensi Pemerintahan AS (DOGE), sebelumnya menyatakan Trump telah menyetujui pembubaran USAID.
Musk menyebut badan tersebut sebagai organisasi kriminal yang harus dihapuskan.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Tag Terpopuler
Terpopuler

