Australia Kirim Delegasi Bisnis untuk Tambah Investasi di Indonesia
JAKARTA, investor.id – Pemerintah Australia mengirimkan delegasi bisnis tingkat tinggi untuk menambah investasi di Indonesia. Kedutaan Besar Australia mengatakan delegasi tersebut tiba di Jakarta, demi meningkatkan investasi dengan salah satu mitra terdekat Australia yaitu Indonesia.
Kunjungan delegasi bisnis tersebut akan berlangsung selama empat hari mulai Senin (10/2/2025).
Menurut keterangan resmi yang diterima di Jakarta, kunjungan tersebut dipimpin oleh Australia’s Business Champion for Indonesia yang juga Rektor Western Sydney University Profesor Jennifer Westacott AO.
“Delegasi tersebut berharap dapat bertemu para pelaku bisnis dan otoritas pemerintah Indonesia untuk membahas mekanisme dan peluang investasi yang saling menguntungkan,” jelas Westacott, Senin.
Para delegasi akan berpartisipasi dalam berbagai pertemuan dengan perwakilan senior pemerintah Indonesia dan kementerian, pertemuan penjajakan bisnis khusus, dan beberapa panel bertemakan sektor bisnis.
Selain itu, para delegasi juga akan berpartisipasi dalam Mandiri Investment Forum’s Macro Day.
Westacott mengatakan Australia merupakan sumber Investasi Asing Langsung (FDI) terbesar ke-10 bagi Indonesia seraya menambahkan banyak perusahaan Australia yang memanfaatkan peluang kunjungan tersebut.
Selain itu, pihak kedubes menyampaikan delegasi bisnis tersebut terdiri dari 39 perwakilan senior dari 27 perusahaan dan firma investasi terkemuka di Australia serta manajer aset, pakar infrastruktur, dan kelompok bisnis terkemuka yang memiliki reputasi global.
Delegasi tersebut mewakili berbagai sektor termasuk industri perawatan kesehatan, infrastruktur, logistik, energi, pertambangan, dan sumber daya.
“Saya ingin memastikan lebih banyak perusahaan dan manajer dana Australia memahami potensi pertumbuhan Indonesia,” lanjut Westacott. Ia pun menyampaikan dirinya merasa terhormat memimpin delegasi investor terbesar Australia ke Indonesia.
“Kualitas dan besarnya misi ini menekankan meningkatnya minat investor Australia terhadap Indonesia, salah satu pasar yang tumbuh paling cepat dan terbesar,” tuturnya.
Pihak kedubes mengatakan, delegasi tersebut adalah misi investasi terbesar yang mengunjungi kawasan Asia Tenggara sejak pembentukan Southeast Asia Investment Deal Teams.
Australia juga telah mendirikan pusat Investment Deal Team di Jakarta, Singapura, dan Ho Chi Minh dengan perwakilan tambahan di seluruh ASEAN. Tim ini bekerja sama dengan pemerintah dan sektor bisnis di kawasan untuk mengidentifikasi dan memfasilitasi peluang investasi keluar bagi para investor Australia.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Tag Terpopuler
Terpopuler


