Investor Musk Hendak Beli OpenAI US$$ 97,4 Miliar, Ditolak Mentah-mentah
WASHINGTON, investor.id – Kelompok investor yang dipimpin miliarder Elon Musk menawarkan US$ 97,4 miliar untuk membeli kendali OpenAI. Namun, Sam Altman selaku CEO OpenAI menolak mentah-mentah penawaran tersebut.
Seperti dikutip CNBC internasional pada Selasa (11/2/2025), penawaran tersebut ditujukan untuk lembaga nirlaba yang mengawasi startup kecerdasan buatan (artificial intelligence/ AI) di balik ChatGPT.
Dalam pernyataan tertulis, pengacara Musk Marc Toberoff mengatakan kliennya telah mengajukan penawaran tersebut pada Senin (10/2/2025).
“Sudah saatnya OpenAI kembali menjadi kekuatan sumber terbuka yang berfokus pada keamanan untuk selamanya seperti dulu,” tulis Toberoff, Selasa.
Konsorsium investor tersebut meliputi Musk, startup miliknya xAI, dan investor lama di bisnisnya yang lain. Ini termasuk Baron Capital Group, Valor, Atreides, Vy Capital, 8VC milik Joe Lonsdale, dan kendaraan investasi yang dipimpin oleh CEO Endeavor Ari Emanuel.
Pernyataan dari Toberoff mengatakan penawaran tersebut adalah untuk membeli semua aset OpenAI dengan dana yang akan digunakan secara eksklusif untuk melanjutkan misi amal awal OpenAI.
Dalam sebuah unggahan di X, CEO OpenAI Sam Altman berkomentar soal tawaran tersebut.
"Tidak, terima kasih, tetapi kami akan membeli Twitter (nama X sebelumnya) seharga US$ 9,74 miliar jika Anda mau," unggahnya.
Baca Juga:
GOTO Tampik Isu Merger dengan GrabMusk kemudian membalas Atlman di X, menyebutnya sebagai "penipu". Musk juga menulis “Altman penipu” dalam balasan kepada pengguna lain.
The Wall Street Journal pertama kali melaporkan tawaran yang tidak diminta tersebut pada Senin. Musk, yang merupakan penasihat utama Presiden AS Donald Trump, berada di tengah-tengah pertempuran hukum dan hubungan masyarakat yang sengit dengan Altman.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now




