Jumat, 15 Mei 2026

Investor Musk Hendak Beli OpenAI US$$ 97,4 Miliar, Ditolak Mentah-mentah

Penulis : Grace El Dora
11 Feb 2025 | 09:25 WIB
BAGIKAN
Elon Musk berpidato di acara pelantikan presiden atas nama presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump di Washington, AS pada 20 Januari 2025. (Foto: AP/ Matt Rourke)
Elon Musk berpidato di acara pelantikan presiden atas nama presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump di Washington, AS pada 20 Januari 2025. (Foto: AP/ Matt Rourke)

WASHINGTON, investor.id – Kelompok investor yang dipimpin miliarder Elon Musk menawarkan US$ 97,4 miliar untuk membeli kendali OpenAI. Namun, Sam Altman selaku CEO OpenAI menolak mentah-mentah penawaran tersebut.

Seperti dikutip CNBC internasional pada Selasa (11/2/2025), penawaran tersebut ditujukan untuk lembaga nirlaba yang mengawasi startup kecerdasan buatan (artificial intelligence/ AI) di balik ChatGPT.

Dalam pernyataan tertulis, pengacara Musk Marc Toberoff mengatakan kliennya telah mengajukan penawaran tersebut pada Senin (10/2/2025).

ADVERTISEMENT

“Sudah saatnya OpenAI kembali menjadi kekuatan sumber terbuka yang berfokus pada keamanan untuk selamanya seperti dulu,” tulis Toberoff, Selasa.

Konsorsium investor tersebut meliputi Musk, startup miliknya xAI, dan investor lama di bisnisnya yang lain. Ini termasuk Baron Capital Group, Valor, Atreides, Vy Capital, 8VC milik Joe Lonsdale, dan kendaraan investasi yang dipimpin oleh CEO Endeavor Ari Emanuel.

Pernyataan dari Toberoff mengatakan penawaran tersebut adalah untuk membeli semua aset OpenAI dengan dana yang akan digunakan secara eksklusif untuk melanjutkan misi amal awal OpenAI.

Dalam sebuah unggahan di X, CEO OpenAI Sam Altman berkomentar soal tawaran tersebut.

"Tidak, terima kasih, tetapi kami akan membeli Twitter (nama X sebelumnya) seharga US$ 9,74 miliar jika Anda mau," unggahnya.

Musk kemudian membalas Atlman di X, menyebutnya sebagai "penipu". Musk juga menulis “Altman penipu” dalam balasan kepada pengguna lain.

The Wall Street Journal pertama kali melaporkan tawaran yang tidak diminta tersebut pada Senin. Musk, yang merupakan penasihat utama Presiden AS Donald Trump, berada di tengah-tengah pertempuran hukum dan hubungan masyarakat yang sengit dengan Altman.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 5 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 9 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 1 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia