Jumat, 15 Mei 2026

Tarik-Menarik Partai Demokrat dengan Trump Soal Pembubaran USAID

Penulis : Grace El Dora
12 Feb 2025 | 20:52 WIB
BAGIKAN
Bantuan kemanusiaan dari USAID yang ditujukan untuk Venezuela dipamerkan untuk media di sebuah gudang di pinggiran Cucuta, Kolombia pada 19 Februari 2019. (Foto: AP/Fernando Vergara)
Bantuan kemanusiaan dari USAID yang ditujukan untuk Venezuela dipamerkan untuk media di sebuah gudang di pinggiran Cucuta, Kolombia pada 19 Februari 2019. (Foto: AP/Fernando Vergara)

WASHINGTON, investor.id – Tarik-menarik terjadi antara Partai Demokrat dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump soal pembubaran USAID. Sekelompok anggota parlemen negara tersebut telah meluncurkan rancangan undang-undang (RUU) untuk mencegah pembubaran Badan Pembangunan Internasional AS (USAID) oleh pemerintahan Trump.

Undang-Undang (UU) Perlindungan Keamanan Nasional AS menegaskan kembali, setiap reformasi USAID harus mematuhi hukum yang berlaku dan tidak merugikan soft power Amerika.

"Selama 10 hari terakhir, (miliarder) Elon Musk dan DOGE telah menutup situs web USAID, menutup kantor pusatnya, merumahkan ribuan staf, dan mengeluarkan perintah penghentian pekerjaan pada sebagian besar bantuan asing, termasuk bantuan kemanusiaan yang menyelamatkan nyawa," kata Anggota Kongres AS Sara Jacobs yang mengajukan RUU tersebut. Ia didukung 15 anggota Partai Demokrat lainnya.

ADVERTISEMENT

Jacobs menegaskan, langkah membubarkan USAID akan menjadi hukuman mati bagi miliaran manusia. Ia menambahkan, penghapusan USAID oleh miliarder Elon Musk “sepenuhnya ilegal”.

"Untuk itu, saya dengan bangga mengenalkan RUU yang melarang penggunaan dana apapun untuk membubarkan USAID," ungkapnya, seperti dikutip Anadolu, Rabu (12/2/2025).

Mengikuti saran Musk, yang mengepalai Departemen Efisiensi Pemerintah (DOGE), pemerintah Trump mulai menutup operasi USAID baik di dalam maupun luar negeri.

Hal itu menyebabkan gangguan program bantuan global secara luas. Keputusan ini juga akan memengaruhi banyak organisasi nonpemerintah dan organisasi media yang bergantung pada pendanaan USAID.

USAID didirikan oleh Presiden John F. Kennedy pada 1961, kemudian Kongres menetapkan USAID sebagai badan independen. Oleh karena itu, presiden mengharuskan adanya tindakan Kongres untuk menghapusnya.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 42 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia