Presiden Ukraina Hanya Diberi Waktu 1 Jam untuk Menimbang Kesepakatan Mineral
MOSKOW, investor.id – Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky hanya diberi waktu 1 jam untuk menimbang kesepakatan mineral. Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Scott Bessent, yang mengunjungi Kiev pekan lalu, meminta Zelensky mempertimbangkan kesepakatan yang akan memberikan akses tak terbatas bagi AS terhadap kekayaan mineral Ukraina.
Hal ini dilaporkan The Economist dengan mengutip sumber yang mengetahui perundingan tersebut.
Laporan itu menjelaskan, Zelensky awalnya berharap Bessent akan membahas dukungan keuangan berkelanjutan bagi Ukraina. Namun, alih-alih pembicaraan mengenai bantuan finansial, ia justru disodori memorandum yang menuntut hak atas seluruh sumber daya mineral Ukraina.
Presiden Ukraina menolak usulan tersebut dan menunda pembahasan lebih lanjut hingga Konferensi Keamanan Munich yang berlangsung di Jerman pada 14-16 Februari 2025 lalu.
Sejumlah media pada Minggu (16/2/2025), dengan mengutip sejumlah sumber, melaporkan pemerintah telah menawarkan kesepakatan yang memberikan akses bagi AS ke mineral langka Ukraina sebagai imbalan atas bantuan militer yang telah dikirim ke Ukraina.
Dokumen tersebut tidak mencantumkan dukungan militer tambahan.
Pada 3 Februari 2025, Presiden AS Donald Trump mengatakan pihaknya mengharapkan jaminan dari Ukraina untuk memberikan akses ke logam tanah jarang sebagai imbalan atas bantuan finansial dan militer.
Menurut sumber yang dekat dengan pemerintah AS, The Financial Times melaporkan pemerintah Ukraina sedang mempertimbangkan kemungkinan menyerahkan sumber daya tersebut kepada AS sebagai bagian dari kesepakatan bantuan.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






