Tingkat Persetujuan Zelensky Masih Tinggi Meski Trump Klaim Hanya 4%
KYIV, investor.id – Jajak pendapat menunjukkan tingkat persetujuan terhadap Presiden Ukraina Volodymr Zelensky masih tinggi yaitu 57%, meskipun klaim Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump hanya mencapai 4%.
Jajak pendapat tersebut menemukan kepercayaan terhadap telah meningkat 5% sejak jajak pendapat terakhir pada Desember 2024.
Jajak pendapat terbaru ini dirilis pada Rabu (19/2/2025), lapor AFP, hanya beberapa jam setelah Trump mengatakan tingkat persetujuan Zelensky hanya 4%.
Trump menyerukan soal pemilihan presiden di Ukraina, yang dilarang berdasarkan darurat militer. "Tingkat persetujuannya turun menjadi 4%," lapor media AS.
Sebuah jajak pendapat telepon yang melibatkan 1.000 orang oleh Institut Sosiologi Internasional Kyiv yang disegani menemukan 57% responden memercayai Zelensky, sedangkan 37% mengatakan tidak, sisanya belum menentukan pilihan.
Jajak pendapat tersebut menemukan kepercayaan terhadap Zelensky telah meningkat 5% sejak jajak pendapat terakhir pada Desember 2024, meskipun Ukraina mengalami kemunduran militer.
Peringkat presiden Ukraina sempat melonjak hingga 90% pada Maret 2022 setelah Rusia menginvasi, menurut lembaga tersebut. “(Zelensky) mempertahankan tingkat kepercayaan yang cukup tinggi," tulis penulis jajak pendapat tersebut.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






