Elon Musk Lambaikan Gergaji Mesin di Panggung Merayakan Pemangkasan Biaya AS
MARYLAND, investor.id – Elon Musk melambaikan gergaji mesin di panggung, sebagai simbol merayakan pemangkasan biaya Amerika Serikat (AS). Musk membanggakan diri telah menempatkan badan-badan federal AS "dalam mesin penghancur kayu" saat ia memangkas pengeluaran pemerintah.
Miliarder itu memamerkan gergaji mesin di atas panggung di hadapan kaum konservatif Amerika yang merayakan kembalinya Donald Trump ke tampuk kekuasaan presiden, lapor AFP, Jumat (21/2/2025).
Presiden Argentina Javier Milei, yang telah menggunakan gergaji mesin sebagai simbol dorongannya sendiri untuk memulihkan disiplin fiskal, menyerahkan alat listrik itu kepada Musk di hadapan kerumunan yang bersorak-sorai di Konferensi Aksi Politik Konservatif (CPAC) di Washington.
Orang terkaya di dunia itu mengenakan kacamata hitam, topi bisbol, dan kalung besar, memamerkan gergaji mesin di atas panggung sebelum meletakkannya di satu sisi dan menyatakan bahwa ia "menjalani meme".
"Kami berusaha melakukan hal-hal baik. Namun, juga, seperti, Anda tahu, bersenang-senang melakukannya, dan... memiliki selera humor," sebut Musk tentang upayanya memangkas biaya. Sejauh ini, Elon Musk telah merombak badan yang bertanggung jawab untuk menyalurkan bantuan AS ke negara-negara termiskin di dunia dan memecat ribuan pegawai federal.
Kemudian, ia kembali mengambil gergaji mesin yang bertuliskan "Hidup kebebasan, sialan" di sepanjang bilahnya. Gergaji itu dibawanya turun panggung di sebuah pusat di pinggiran ibu kota Washington.
Musk bukan satu-satunya yang merayakan kemenangan di CPAC, karena kaum konservatif bersuka ria atas kembalinya Trump satu bulan lalu.
Wakil Presiden JD Vance mengatakan, dirinya telah bersenang-senang dalam beberapa minggu sejak miliarder Republik itu mengambil alih kembali Gedung Putih.
"Presiden membuat kita terus bersemangat. Bulan lalu sangat menyenangkan ," katanya kepada hadirin yang bersemangat.
Presiden dari Partai Republik itu telah mengeluarkan banyak sekali perintah eksekutif dalam waktu singkat sejak pelantikannya.
Perintah-perintah itu menargetkan serangkaian prioritas sayap kanan seperti memangkas pengeluaran pemerintah, memperketat pembatasan imigrasi, dan mengakhiri program-program yang dimaksudkan untuk memerangi rasisme dan ketidaksetaraan di tempat kerja.
"Semua orang lebih bahagia," ucap Gabriel Garcia, yang menghadiri CPAC setelah sebelumnya dikenai tahanan rumah. Ia terlibat dalam penyerangan pada 6 Januari 2021 ke US Capitol oleh para pendukung Trump, yang saat itu berusaha membatalkan kekalahannya dalam pemilihan umum 2020 dari Joe Biden.
Baca Juga:
Trump Sebut Greenland Perlu DikendalikanEditor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now



